Kumpulan Fakta, Informasi serta berbagai hal unik, aneh, lucu dan menarik lainnya. . .
Labels
Thursday, September 30, 2010
10 Pemandangan Paling Menakjubkan di Seluruh Dunia
Dachstein Sky Walk (Austria)

Aurland Lookout (Norwegia)

Grand Canyon Skywalk (Arizona – USA)

Platform Gantung Air Terjun Iguazu (Brasil dan Argentina)

Menara Pencakar Langit Auckland (Selandia Baru)

Illawara Fly Tree Top Walk (Australia)

Landscape Promontory

Infinity Room at the House of the Rock (Wisconsin – USA)

Il Binocolo (Italia)

Puncak Tyrol (Austria)

http://arenaphoto.blogspot.com/2010/09/10-pemandangan-paling-menakjubkan-di.html
Perbandingan Usia Orang yang Tinggal Didataran Rendah dan Didataran Tinggi
Sebelumnya, tim riset asal Institut Nasional Teknologi COlorado melakukan pemindahan salah satu jam ke lokasi yang lebih tinggi. Pemindahan itu menyebabkan kecepatan detik jam berlari lebih cepat meski sepersekian detik. Tim riset kemudian menyimpulkan individu yang berjalan 10 meter ke puncak tangga berdampak pada usia anda lebih cepat 900 miliar detik atau seseorang akan kehilangan 90 per miliar dari satu detik.

"Jika anda menghabiskan hidup berada di bagian atas Empire State Building yang memiliki tinggi 1250 meter (102 lantai), anda akan kehilangan 1004/1 juta per detik," papar salah seorang peneliti, James CHin Chou. Peneliti memanfaatkan logika kuantum jam atom yang mampu menjaga waktu satu detik dari 3,7 miliar tahun. Jam atom itulah yang membuktikan bahwa jam yang diletakan pada daerah ketinggian berjalan lebih cepat karena tunduk pada gravitasi yang berkurang. Fenomena itu kemudian disebut 'waktu pelebaran gravitasi'.
"Perbedaannya memang terlalu kecil untuk dipahami manusia. Namun dapat memberikan aplikasi praktis dalam geofisika dan bidang lain," kata Chou. Temuan ini rencananya akan digunakan pada piranti teknologi yang difungsikan untuk mengukur bumi dan medan grativikasi. Temuan juga diterapkan pada ruang roket dan pesawat sebagai kompensasi gerak maju ketinggian.
Ref: http://id.news.yahoo.com
Insting, Hobi, Kegilaan Menuju Sukses
Bagi sebagian orang, khususnya penggemar musik, dia akan lebih dikenal sebagai pendiri Virgin Records.”
Tapi, bagi sebagian orang, khususnya penggemar musik, dia akan lebih dikenal sebagai pendiri Virgin Records.
Branson boleh dibilang pribadi yang eksentrik. Dan dia, seperti ditegaskannya dalam ceramah pada Senin lalu, selalu mengikuti insting serta melakukan apa yang memang dia sukai. Dia memulai bisnis pada usia 16, dengan menerbitkan majalah Student. Empat tahun kemudian dia sudah menjadi subyek acara dokumenter di televisi. Kerajaan bisnisnya, Virgin Group, dia mulai dari toko yang melayani impor piringan hitam --baru kemudian disusul dengan jaringan toko rekaman Virgin Megastore yang dimulai dari Oxford Street, London.
Di antara itulah Virgin Records, sebuah perusahaan rekaman, lahir. Di sini Branson berkongsi dengan Simon Draper dan Nik Powell. Waktu itu tahun 1972. Virgin Records mencoba peruntungan dengan mengontrak Mike Oldfield, session musician berusia 19 tahun yang hanya kebetulan sempat membantu sejumlah musisi yang lebih senior (misalnya Kevin Ayers, mantan basis dan vokalis Soft Machine, salah satu pioner Canterbury scene, serta kakaknya, Sally Oldfield).
Tahun 1992 dia harus melepas Virgin Records karena memerlukan dana untuk memperkuat keuangan Virgin Atlantic Airways, maskapai penerbangan miliknya.”
Mike, kepada The Sunday Times dua tahun lalu, mengaku mengingat betul momen ketika dia hendak menandatangani kontrak itu. “Saya berada di dapur sebuah rumah besar di [desa] Shipton-on-Cherwell,” katanya.
Rumah itu milik Branson.
Yang membuat Mike memperoleh kepercayaan, mula-mula, ya, karya. Dia punya demo, komposisi musik yang dia rekam tapi belum sepenuhnya jadi, yang sebelumnya ditolak di sana-sini dengan alasan tak bakal bisa dijual. Demo ini memang mudah menimbulkan keraguan orang yang diminta memodali. Berupa instrumental, musik yang digarap sendiri oleh Mike ini --dengan cara overdubbing berbagai instrumen --berdurasi total 18 menit. Tanpa lirik. (Ketika ada yang meminta Mike menuliskan lirik, dia menenggak sebotol wiski dan meminta engineer membawanya ke studio, lalu dia berteriak sekencang-kencangnya selama sepuluh menit.) Tapi Tom Newman, seorang sound engineer yang membawa demo ini kepada Draper, menggambarkannya sebagai “hiper-romantis, sedih, puitis, dan brilian”.
Direkam pada akhir 1972, musik dalam demo itu seolah dibetot hingga melar, dengan proses yang lama: hasil akhirnya berupa dua bagian (movement dalam musik klasik) yang total berdurasi 48 menit. Dirilis pada Mei 1973 dengan judul Tubular Bells, disadari atau tidak, inilah album yang meletakkan dasar bagi apa yang di kemudian hari disebut musik new age. Lebih dari itu, Mike, secara tak langsung, sebenarnya sekaligus menahbiskan keberadaan Virgin Records sebagai label yang berfokus pada musik-musik progresif (walau lalu berubah dengan dikontraknya Sex Pistols, pioner punk rock di Inggris, pada 1977).
Dari sisi lain, secara tak langsung penerbitan album itu sebenarnya merayakan pula pertemuan antara kegilaan Mike dan keyakinan Branson pada instingnya. Dan keyakinan inilah faktor lain yang menjadi dasar bagi kepercayaan kepada Mike --keyakinan yang bahkan berlanjut ketika akhirnya Mike harus menyajikan karyanya dalam satu konser; Branson rela memberikan Bentley hadiah perkawinannya kepada Mike demi menyalakan semangat Mike untuk tampil di panggung.
Di Inggris, tak lama setelah dirilis, penjualan album itu terus bergerak naik: pada pertengahan Juli ia mendarat di urutan ke-23 dalam daftar album terlaris, lalu pada Agustus ia sudah di urutan teratas.
Bertahan di daftar selama 279 pekan, Tubular Bells akhirnya terjual hingga tiga juta kopi di Inggris (dan 15 juta kopi di seluruh dunia).
Penggunaannya dalam soundtrack film The Exorcist garapan William Friedkin di tahun yang sama ikut melambungkan popularitasnya.
Branson mungkin tak bisa sepenuhnya menjalankan bisnisnya dengan mulus; dia toh, di tahun 1992, pada akhirnya harus melepas Virgin Records karena memerlukan dana untuk memperkuat keuangan Virgin Atlantic Airways, maskapai penerbangan miliknya. Begitu pula Mike, yang popularitasnya tak serta-merta menggaransi album-albumnya yang lain dengan sukses serupa. Tapi mereka berdua, disadari atau tidak, telah memperlihatkan teladan berharga dalam bisnis seni --khususnya
musik: mereka tak peduli pada apa yang sedang laku di pasar.
Andai kita juga punya banyak pemilik uang dan musisi dengan insting, minat, dan kegilaan seperti mereka. (Yahoo)
Apa Itu Festival Film Q!?
Penyelenggaraan Festival Film Q! ke 9 yang akan digelar bulan September dan Oktober 2010 menuai penolakan dan pembatalan yang dilakukan oleh organisasi Islam garis keras Front Pembela Islam atau FPI. Menurut FPI film ini disinyalir banyak menayangkan film-film bertema lesbian, gay, transeksual dan biseksual yang bertentangan dengan norma adat dan agama. Bahkan FPI juga melayangkan peringatan keras apabila festival ini tetap di tayangkan.
Pemboikotan ini juga bukan pertama kalinya bagi penyelenggaraan Festival Film Q karena ketika pertama festival ini di mulai di tahun 2002 juga menuai protes dari FPI.
Seperti apakah Festival Film Q! ini dan apa tujuan dari festival yang di ikuti oleh banyak negara ini yang menuai kritik yang keras di Indonesia?
Seperti dikutip dari situs resmi Q! Film Festival q-munity.org, Q! Film Festival (QFF) adalah sebuah festival film internasional dengan tema Lesbian-Gay-Bisexsual-Transexsual-Questioning (LGBTIQ) di Indonesia. Tahun ini QFF akan menginjak usianya yang ke-9. Festival Film Q pertama kali di gelar di tahun 2002 dan 2003 oleh beberapa wartawan freelance. Dengan mengambil tema film yang berkaitan dengan homoseksualitas dan HIV/AIDS, dan ini adalah satunya jenis festival film di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim.
Selama tiap tahun festival ini terus berkembang cepat. Tak hanya menampilkan pemutaran film saja, mereka juga menambahkan pameran buku, workshop film dan pameran seni baik fotografi, patung, instalansi atau apapun selama tidak melebihi dimensi ruang yang sudah ditentukan. Dengan dukungan dari institusi budaya lokal dan asing serta kedutaan besar Festival Film Q! dapat memamerkan film dari seluruh dunia.
Festival ini juga disebar ke lebih dari 10 kota di Indonesia. Dan festival ke 9 yang digelar tahun 2010 ini akan dilangsungkan di Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Seminyak, Denpasar, Ubud dan Makassar.
Misi dari festival ini untuk mengenalkan film alternatif yang memisahkan dengan mainstream yang seperti ditayangkan oleh bioskop serta meningkatkan kesadaran tentang isu homo. Hasil yang paling menonjol dari festival ini adalah Hak Asasi Manusia memberikan perlindungan kepada kaum homo selama 3 tahun terakhir ini. Lebih jauh lagi sebuah organisasi non profit dibentuk untuk pembelaan kaum homo.
Lebih dari 800 film dan 160. 000 penonton mendatangi festival 8 tahun terakhir ini. Bahkan tamu dari luar negeri seperti pembuat film, distributor dan penyelenggara festival juga hadir di festival sejak 2003 lalu.
Festival Film Q! saat ini menjadi festival film kaum homo dan lesbian terbesar di Asia dengan jumlah dari film yang ditayangkan per harinya. Festival Film Q! juga telah resmi diakui sebagai bagian dari Teddy Award dari Berlin Film Festival yang disebut Teddy On Tour sejak tahun 2006. (Kapanlagi.Com)BlackBerry Messenger Jadi Platform Jejaring Sosial

BlackBerry MeBlackBerry Messenger (BBM) yang merupakan salah satu fitur andalan BlackBerry selama ini hanya dapat dipakai sebagai instant messenger antarpengguna BlackBerry saja. Namun, ke depan, layanan BBM tak lagi eksklusif setelah Research In Motion (RIM) memutuskan untuk menjadikannya sebagai platform jejaring sosial.
"Para pengembang bisa mengambil aktivitas sosial di BBM dan memasukkannya ke dalam aplikasi buatannya yang dijual di App World," kata Mike Lazaridis, Chairman dan Co-CEO RIM dalam RIM Developer Conference di San Francisco, Senin (27/9/2010).
Lazaridis menekankan bahwa BBM akan diarahkan menjadi platform layanan jejaring sosial yang semakin luas. Misalnya diintegrasikan dalam aplikasi game sehingga pengguna BlackBerry dapat mengundang pengguna lainnya untuk bermain bersama dengan satu klik di aplikasi tersebut tanpa harus masuk ke layanan BBM.
Bagi para pengembang aplikasi akan disediakan application programming interface (API) agar dapat memanfaatkan akses ke layanan BBM. Namun, belum ada pengumuman resmi kapan BlackBerry Social SDK akan tersedia bagi para pengembang.
RIM mengkalaim saat ini ada 28 juta pengguna aktif BlackBerry Messenger di sleuruh dunia dan tumbuh 1,5 juta pengguna baru setiap bulan. Dengan menyediakan akses BBM ke dalam aplikasi, RIM telah menciptakan jejaring sosial mobile yang sangat besar. (Kompas.Com)
Wawancara dengan Pendiri Mozilla....
Mozilla Firefox, peramban (browser) populer di Indonesia, muncul di pasar pada 2004 untuk menantang dominasi Microsoft dengan Internet Explorer-nya. Pendiri dan Ketua Mozilla Mitchell Baker datang ke Jakarta, pada Senin, 27 September 2010 lalu. Seperti dikatakan Mitchell, Indonesia penting karena di sinilah market share Mozilla terbesar di dunia. Inilah wawancara Yahoo! Indonesia selengkapnya dengan Mitchell Baker.

Yahoo! Indonesia (Y!): Bagaimana Mozilla memosisikan dirinya pada Chrome, Safari, dan Internet Explorer? Apa perubahan terbesar sejak Mozilla diluncurkan sampai sekarang?
Mitchell Baker (MB): Satu hal yang berubah adalah kini semakin jelas bahwa peramban (browser) itu penting. Itu sama sekali tidak terasa jelas ketika kami meluncurkan Firefox. Bahwa peramban adalah semacam gerbang ke hal-hal yang tersembunyi di internet. Keadaan juga berubah dengan kami berhasil melakukan apa yang dianggap orang tidak mungkin, dari posisi monopoli Microsoft ke pasar yang kompetitif.
Hal ketiga adalah, pada saat kami mulai, tidak ada yang percaya sebuah organisasi nonprofit bisa menghasilkan produk yang baik. Mungkin tidak banyak diketahui, tapi Mozilla pada intinya adalah sebuah organisasi nonprofit, dengan karakteristik membangun internet yang global, terbuka, dan transparan, dan penting ada peramban yang independen. Yang tidak terikat pada bisnis lain, tidak dibangun untuk memromosikan bisnis lain.
Dan seperti Anda sebut, ada lebih banyak peramban di luaran. Jadi kompetisi itu baik, tidak nyaman, tapi bagus. Saat kami mulai, ada satu perusahaan raksasa, Microsoft. Sekarang kita punya dua, atau jika kita menghitung Safari, tiga perusahaan raksasa saling berperang untuk mengendalikan user experience. Dan Mozilla ada di sana sebagai semacam masukan nirlaba terhadap bagaimana Anda menjelajahi internet.
Yang terjadi sejak era Netscape adalah, ketika sebuah fitur bagus dikembangkan, maka yang lain akan mengadopsinya. Jadi kita akan melihat banyak fitur-fitur bagus datang dari berbagai sumber. Fokus Firefox adalah pada fitur-fitur yang memudahkan bagi individu-individu untuk meningkatkan pengalaman mereka, menyesuaikannya, dan membangun semacam rasa "ini pengalaman saya" di berbagai laman daring untuk berbagai model bisnis. Bagaimana semuanya terintegrasi, itu selalu menjadi fokus buat kami.
Y!: Indonesia kini melompat ke penggunaan internet mobile. Apa yang dilakukan Mozilla untuk memenuhi kebutuhan itu?
MB: Kami punya dua produk yang sudah keluar. Satu adalah Firefox di Nokia N900, satu lagi adalah sebuah aplikasi untuk iPhone. Kami akan punya versi Firefox di platform Android tidak lama lagi, kami akan melihat versi dari developer dalam beberapa bulan. Ada juga pertanyaan akan...misalkan saja Anda punya satu ponsel dan di dalamnya ada sebagian dari data dan informasi, dan ada ponsel kedua, ponsel lama Anda, lalu sebuah laptop. Bagaimana semua informasi dari berbagai tempat berbeda ini bisa diakses, sehingga Anda punya semua informasi ini, gambaran utuh Anda di satu tempat.
Kami belum tahu produk seperti apa yang bisa melakukan ini, tapi itu area yang akan kami fokuskan untuk mencari tahu. Saya pikir Mozilla adalah organisasi yang tepat untuk mencari solusi tentang bagaimana jika kita memiliki bermacam alat atau informasi atau beberapa situs atau bisnis, bagaimana Anda bisa mengatur dan mengintegrasikan (data dari) alat-alat berbeda itu, informasinya ada di satu tempat.
Dan peramban bisa mengatasi itu, dan itulah yang kini masih absen dari mobile, dan butuh perhatian. Dan saya rasa tidak ada orang lain yang akan memberikan perhatian pada itu sebesar yang akan kami lakukan karena kami tidak berusaha menggunakan peramban ini untuk membangun bisnis lain, seperti yang dilakukan semua orang.
Y!: Mozilla berawal dari kebutuhan akan keterbukaan dan transparansi. Sementara kita kini sepertinya bergerak ke arah kepemilikan internet oleh satu entitas raksasa, Google. Apakah dalam kondisi seperti itu, masih mungkin untuk memromosikan keterbukaan?
MB: Saat kami mulai, semuanya dimiliki oleh Microsoft, sampai pada batas tertentu. Tapi sangat sulit membayangkan itu pernah terjadi, sekarang. Jadi banyak orang sudah menyebut, seperti yang Anda lakukan, bahwa Google memiliki segalanya. Tapi kita tidak berada setengahnya dari kondisi Microsoft pada 2000. Jadi, ya, saya pikir masih mungkin untuk memromosikan keterbukaan di depan organisasi raksasa yang memiliki semuanya, karena itulah yang sudah pernah kami lakukan. Tetapi, memang menjadi sangat penting sekarang untuk terus membangun lapisan internet yang terbuka saat organisasi-organisasi lain, Anda menyebut Google tapi bisa ada raksasa lain Facebookyang informasinya belum tersedia ke Google. Jadi mungkin bukan hanya satu, tapi beberapa entitas bisnis besar yang memiliki potongan besar dari internet.
Sehingga tujuan kami, mulai dari peramban, tapi peramban dan produk-produk lain yang terus menawarkan lapisan independen di internet. Tetapi menurut saya, kita akan melihat banyak sekali program-program baru dari berbagai entitas komersial yang berusaha untuk merenggut ruang-ruang atau pemikiran dan menyebutnya sebagai milik mereka. Dan itulah, saya rasa, tantangan untuk internet dan web. Seberapa banyak independensi yang kamu, sebagai pengguna internet, akan miliki dalam setahun, dua atau tiga tahun ke depan? Akankah kita tetap memiliki kemandirian atau kita mundur lagi ke kondisi saat kamu menerima saja apa yang diberikan?
Y!: Apa model bisnis Mozilla?
MB: Sebagian besar dari penghasilan kami datang dari produk, yaitu Firefox, dari fitur pencarian dan iklan lewat pencarian, seperti sebagian besar pendukung web lainnya. Sebagai organisasi nonprofit, kami punya berbagai upaya penggalangan dana untuk proyek-proyek tertentu, seperti membantu orang dengan disabilitas penglihatan untuk menggunakan web secara setara. Tapi seperti saya bilang, sebagian besar penghasilan datang dari pencarian. Dan sebagian besar penghasilan pencarian datang dari Google. Kami menyukai model ini karena orang suka pencarian dan mereka menggunakannya, dan mereka memilih untuk menggunakan iklan-iklan itu dan menyukainya, dan kami sama sekali tidak harus mengubah produk kami.
Y!: Apakah Mozilla hanya akan berfokus pada peramban?
MB: Jawabannya ya dan tidak, karena tergantung pada apa yang Anda maksud dengan peramban. Kami tidak akan memiliki berbagai macam produk berbeda. Dulu kami ditanya, apakah Mozilla akan mengeluarkan instant messaging, dan sekarang orang bertanya apakah kami akan membuat semacam jejaring sosial. Produk-produk jawaban seperti itu, mungkin tidak.
Tetapi pandangan akan seperti apa peramban di masa depan, harus menjadi apa di era berikutnya, kami memandangnya lebih luas dari kebanyakan orang. Jadi kami akan berfokus pada aplikasi dan platform yang memungkinkan ekosistem itu untuk tumbuh. Kami melihat peramban sebagai satu hal yang menunjukkan web pada Anda, dari dulunya sekumpulan tombol, kini peramban mengumpulkan berbagai informasi tentang Anda yang membuat hidup lebih mudah. Tetapi peramban seharusnya menjadi satu hal yang mewakili Anda di mana saja.
Jadi jawaban untuk pertanyaan Anda, tidak. Karena bagi Firefox, memiliki berbagai macam layanan pada satu alat yang tidak berbicara pada satu sama lain tidak akan cukup untuk kehidupan sekarang.
Firefox 4 akan memiliki layanan pertama kami untuk mem-backup dan menyinkronkan semua informasi di peramban dan menjadikannya milik Anda, personalisasi, dantapi Anda akan mendapatkannya lewat Firefox. Jadi itu jawaban ya dan tidak, kan?
Y!: Peramban jadi perwakilan masing-masing pengguna dan mengandung preferensi pribadi. Bagaimana Anda melihat debat tentang privasi di internet sekarang?
MB: Dalam fitur sinkronisasi kami, data-data itu akan terenkripsi sebelum sampai pada kami. Jadi kami tidak dapat melihat data Anda. Dan inilah salah satu keputusan yang bisa kami ambil karena kami nonprofit. Orang bilang pada kami, Data ini akan susah di-monetisasi karena kalian tidak tahu apa isinya, dan kami bilang, ya, itu intinya. Untuk menjual atau berbagi data, Anda kan harus berbagi data dan bukan versi enkripsi dari data itu. Tapi versi enkripsi dari data ini adalah cara kami untuk bilang, mungkin Anda ingin memberi tahu kami apa data itu, bagus, tapi itu keputusan Anda. Tapi jika history Anda tak ingin Anda bagi ke kami, silakan saja.
Y!: Apakah model bisnis Mozilla itu dapat ditiru?
MB: Saya tidak tahu. Mungkin itu akan berhasil dengan volume yang tinggi. Sekitar 400 juta orang menggunakan Firefox dan dengan sebanyak itu orang menggunakan produk Anda, maka ada berbagai macam kesempatan untuk mencari penghasilan. Kuncinya adalah untuk mendapat pemasukan dengan cara-cara yang disukai oleh pengguna Anda. Itu yang sulit.
Tetapi, tidak sulit mendapat pemasukan. Dan lagi, kami menolak kesempatan-kesempatan pemasukan yang kami tidak yakin akan disukai pengguna kami. Dan itu sebabnya sebagian besar uang kami muncul dari pencarian karena orang menyukainya. Tetapi untuk mencapai jumlah pengguna seperti itu tidak mudah. Jadi saya tidak tahu apakah model bisnis ini bisa ditiru.
Ide untuk punya misi kebaikan publik seperti yang dilakukan Mozilla, dan menggunakan pasar untuk memenuhi misi itu seperti yang kami lakukan menggunakan produk, Firefox, yang dapat menggerakkan misi ini, dan menawarkannya ke pasar, dan bersaing. Jadi itu adalah kombinasi keuntungan sosial lewat mekanisme pasar, ada beberapa organisasi yang melakukannya dan, bagian itu, jelas bisa ditiru. Tapi itu bukan model yang spesifik pada Mozilla.
Foto: Wire Image
Isyana Artharini
Yahoo.com
Wednesday, September 29, 2010
Entri Populer
-
Guess how old is she... :D Look the answer below.... This girl is 22 years old. Can believe it? So amazing right? Really cute fa...
-
Jika anda melihat gadis ini berputar searah jarum jam maka anda menggunakan otak kanan. Jika anda melihat gadis ini berputar berlawanan ar...
-
Gunung Meru Gunung meru di Arusha Nationlpark di negera Tansania. Bentuknya yang seperti kerucut menambah keindahan pendakian . Gunung me...
-
Spoiler for buka : Quote: Bosan dengan model ikat tali sepatu yang biasa? Nah berikut ini ada beberapa trik keren d...
-
(Foto: thinkstock) Jakarta, Setiap orang memiliki porsi makan yang berbeda-beda tergantung dari banyak faktor. Penting untuk mengetahui ...




















































