Label

Ajaib (105) Akhir Zaman (12) Akuntansi (1) Alam (344) Aneh (896) Anime (19) Asal Usul (175) Cerita (73) Cewek (73) Cowok (37) Design (143) Download (7) Ekonomi (27) Fakta (2346) Fenomena (80) fotografi (74) Games (4) Geografi (53) Gila (92) GO Green (58) Hebat (670) Hewan (262) Ilusi (11) Indah (268) Indonesia (196) informasi (3209) Inspirasi (126) Kamus (2) Kecantikan (79) kesehatan (607) Langka (58) lifestyle (232) Love (3) Lucu (156) Makanan (115) Mantap (448) Menakjubkan (1401) Misteri (64) Mitos (39) Movie (1) Otomotif (59) Parfum (2) Puzzle (19) Rapture (2) Relationship (81) Renungan (27) Resensi (3) Resep (3) Science (190) Seni (93) Serba 10 (443) Sport (99) Teknologi (391) Tips (768) Travel (101) Trik (471) Unik (1072) Wallpapers (1)

Selasa, 25 Februari 2014

Membandingkan Galaxy S5, Galaxy S4, dan Note 3

TheVerge
Samsung Galaxy S5.
 
Samsung telah memperkenalkan ponsel pintar Android andalannya yang terbaru, Galaxy S5. Perusahaan Korea Selatan ini menyiapkan ponsel tersebut selama kurang lebih satu tahun untuk penelitian dan pengembangan.

Peningkatan yang signifikan dari Galaxy S5 bisa dilihat dari fiturnya, yang menyediakan fitur sidik jari dan pemantau denyut jantung. Fitur pada aplikasi kamera juga ditingkatkan, termasuk kemampuan menyeleksi fokus serta dapat merekam video beresolusi tinggi.

Meski memiliki layar lebih besar, tetapi Galaxy S5 masih terlihat mirip dengan Galaxy S4. Apalagi, jika dilihat dari sisi spesifikasi perangkat keras yang digunakan, Galaxy S5 nampaknya tidak akan "membunuh" eksistensi Galaxy S4 yang hadir pada 2013.

Untuk melihat lebih jauh tentang perbedaan spesifikasinya, KompasTekno mengajak Anda melihat tabel perbandingan berikut ini.
 
http://tekno.kompas.com/read/2014/02/25/1303577/Membandingkan.Galaxy.S5.Galaxy.S4.dan.Note.3

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy S5

TheVerge
Samsung Galaxy S5.
 
Seperti yang telah diduga sebelumnya, akhirnya Samsung secara resmi memperkenalkan ponsel pintar Android andalannya, Galaxy S5, di sela-sela ajang Mobile World Congress, Barcelona, Spanyol, pada Senin (24/2/2014) waktu setempat.

"Saya tidak ingin membuat Anda menunggu lebih lama lagi," kata JK Shin, President and CEO Head of IT and Mobile Communications Division Samsung Electronics, sembari memperlihatkan video Galaxy S5 untuk pertama kalinya.

Secara sepintas, Galaxy S5 memiliki desain yang tidak jauh berbeda dibandingkan dengan Galaxy S4. Di bagian muka, tidak terdapat perbedaan yang terlalu berarti. Terdapat dua buah soft button, yang ditemani dengan sebuah tombol fisik.

Perubahan yang benar-benar terlihat terjadi di bagian belakang cangkang dari Galaxy S5 ini. Samsung menyebut desain dari bagian ini dengan kata "modern glam".

Seperti dikutip dari Engadget, Selasa (25/2/2014), sebenarnya Samsung menggunakan bahan "mirip kulit" di bagian tersebut. Namun, jangan berpikir bahwa bagian tersebut mirip dengan bahan yang digunakan di Galaxy Note 3. Di area tersebut, perusahaan asal Korea Selatan ini dikatakan menggunakan bahan polycarbonate yang dicampur dengan kaca fiber, mirip dengan Nexus 7. Penggunaan bahan tersebut dikatakan membuat perangkat ini tidak terasa licin ketika digunakan.

Sebagai gambaran, di seri sebelumnya, Samsung menggunakan bahan plastik mulus, yang membuatnya terasa cukup licin ketika dipegang.

Salah satu perbedaan yang paling terasa dibandingkan seri Galaxy S sebelumnya adalah kemampuan Galaxy S5 untuk tahan air dan debu. Perangkat ini dilengkapi dengan sertifikasi IP67.

Galaxy S5 yang langsung dibekali dengan Android 4.4.2 Kitkat memiliki bentang layar yang lebih besar ketimbang Galaxy S generasi sebelumnya. Galaxy S5 dibekali layar sebesar 5,1 inci, berbanding 5 inci pada Galaxy S4. Keduanya sama-sama menggunakan panel layar Super AMOLED dengan kualitas Full HD.

Dari segi jeroan, Samsung Galaxy S5 dilengkapi dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Ponsel ini dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 801 2,5 GHz quad-core, RAM 2 GB, media penyimpanan berkapasitas 16 atau 32 GB, dan baterai 2.800 mAh.

Yang menjadi perhatian, Galaxy S5 hanya dibekali RAM 2 GB, padahal produk Samsung lainnya, Galaxy Note 3, yang dirilis belakangan sudah menggunakan RAM sebesar 3 GB. Sementara Android Sony terbaru, Xperia Z2, juga sudah memakai RAM 3 GB.

Dari sektor kamera, Galaxy S5 mempunyai sensor 16 megapiksel yang memiliki kemampuan merekam dalam kualitas UHD (4K) dan real-time HDR. Di bagian depannya, terdapat kamera 2,1 megapiksel.

Akhirnya Samsung mengaplikasikan sensor pengenal sidik jari di Galaxy S5. Sensor tersebut terletak di bagian tombol fisik Home. Fungsinya adalah untuk meng-unlock ponsel tersebut.

Selain itu, ia juga dapat menjalankan Private Mode, di mana pengguna dapat membuka folder "rahasia", yang berisi dokumen, foto, dan lain-lain. Sidik pengenal jari ini juga dapat digunakan untuk kegiatan verifikasi pembayaran mobile.

Galaxy S5 mendukung jaringan koneksi 4G, Bluetooth 4.0, infra-merah, dan NFC. Adapun untuk WiFi, perangkat ini menggunakan sebuah komponen yang dinamakan WiFi MIMO (802.11ac). Samsung mengklaim, WiFi ini mampu mencapai kecepatan dua kali lipat dari WiFi standar.

Samsung Galaxy S5 sendiri akan dirilis ke pasar secara global ke 150 negara pada 11 April mendatang. Sayangnya, Samsung belum membeberkan harga dari perangkat tersebut. 
 
http://tekno.kompas.com/read/2014/02/25/0348562/samsung.resmi.luncurkan.galaxy.s5

Menjajal Android Nokia X di Bandung

Aditya Panji/KompasTekno
Nokia X
 
Nokia akhirnya memperkenalkan ponsel pintar berbasis Android pertamanya, yang diberi nama Nokia X, Senin (24/2/2014).

KompasTekno berkesempatan menjajal produk ini dengan meminjam dari salah satu pengembang aplikasi (developer) yang menghadiri event VIP Nokia di Bandung.

Nokia memberi kode RM-980 untuk Nokia X. Secara fisik, Nokia X terlihat menarik karena casing-nya mengusung warna cerah, ukurannya terasa pas di genggaman, serta sangat ringan. Pilihan warna pada panel belakangnya sangat beragam, tersedia pilihan warna hitam, putih, merah, kuning, hijau, dan biru.

Layar yang digunakan adalah jenis WVGA berukuran 4 inci dengan resolusi 800 x 480 piksel. Meskipun berbasis Android, Nokia memodifikasi sistem serta tampilan antarmukanya.

Tampilan antarmuka Nokia X
Sementara dari sisi tampilan, Nokia mengadopsi tampilan Windows Phone dengan nuansa kotak-kotak. Ya, Nokia X bisa disebut sebagai ponsel Android rasa Windows Phone. Tampilan ini memberi pengalaman yang berbeda.

Jika Anda menyapu layar dari atas ke bawah, akan muncul menu notifikasi yang mirip dengan Android. Di sana terdapat tombol jalan pintas untuk masuk ke Settings atau Pengaturan yang tampilannya seperti demikian.
Ads by Media ViewerAd Options

Tampilan menu Settings di Nokia X
Jika melihat di menu About Phone pada Nokia X, sistem operasi "Android" versi Nokia ini diberi nama "Nokia X software platform 1.0". Sistem operasi ini setara dengan Android versi 4.4 atau KitKat.
Versi sistem operasi pada Nokia X
Pengembangan sistem operasi pada Nokia X yang dijajal KompasTekno masih tahap awal, yang ditujukan untuk para pengembang aplikasi, atau biasa disebut Developer Edition.

Tidak seperti ponsel Android lainnya yang menyediakan tiga atau empat tombol di bawah layar, di Nokia X hanya ada satu tombol di bawah layar, yaitu tombol kapasitif Back. Di samping kanan ponsel terdapat tombol daya dan pengatur volume. Lalu, di sisi atas terdapat port audio 3,5 mm serta port MicroUSB di sisi bawah.
Ads by Media ViewerAd Options
Aditya Panji/KompasTekno
Sisi kanan Nokia X
Kinerja ponsel ini terbilang mulus. Ini dimungkinkan karena perangkat tersebut menggunakan prosesor dual-core Qualcomm Snapdragon 1GHz, RAM 512 MB, media penyimpanan data 4 GB yang dapat ditingkatkan dengan kartu MicroSD hingga 32 GB.

Untuk komponen kamera, tersedia kamera belakang dengan sensor 3MP, tetapi tidak dibekali lampu kilat LED. Kamera depan juga tidak tersedia.
Ads by Media ViewerAd Options
Aditya Panji/KompasTekno
Panel belakang Nokia X
Panel belakang Nokia X bisa dibuka. Di balik panel itu terlihat komponen baterai dengan kapasitas 1.500mAh, dua slot kartu SIM (GSM dan GSM), yang mengapit slot kartu MicroSD.
Aditya Panji/KompasTekno
Bagian belakang Nokia X
Aditya Panji/KompasTekno
Nokia X menyediakan dua slot kartu SIM (GSM dan GSM)
Ada beberapa hal yang membedakan Nokia X dengan ponsel Android lain, yaitu ketiadaan toko aplikasi Google Play Store dan tidak ada layanan mobile Google seperti Gmail, YouTube, Google Maps, atau Google+.

Lalu, bagaimana cara mengunduh dan memasang sebuah aplikasi? Pengguna dapat mendapatkan aplikasi tersebut dari toko aplikasi Nokia Store. Berikut tampilan toko aplikasi Android versi Nokia.
Ads by Media ViewerAd Options

Tampilan toko aplikasi Nokia Store yang menyediakan aplikasi Android format .APK
Sejak Nokia X diumumkan ke publik, Nokia akan mengisi toko aplikasinya dengan aplikasi Android dengan format .APK. KompasTekno menemukan beberapa aplikasi populer di Nokia Store, seperti Facebook, Twitter, Vine, WeChat, Plants vs Zombie, Fruit Ninja, Opera, serta aplikasi buatan lokal seperti Save the Hamsters dan Blastnote.

Namun, ada beberapa aplikasi populer yang belum hadir secara resmi di Nokia Store, seperti Path, Instagram, dan WhatsApp. Bagaimana cara mengatasi hal itu?

Pengguna masih bisa memasang sebuah aplikasi yang tidak tersedia di Nokia Store. Caranya, dengan mencari aplikasi yang dikehendaki dengan format .APK dari sumber mana saja, lalu unduh dan pasang.
Aditya Panji/KompasTekno
Aplikasi Instagram bisa dipasang dan berjalan di Nokia X
 
Perlu diketahui, ketika pengguna memasang aplikasi yang bukan berasal dari Nokia Store, sistem pada ponsel akan mengajukan pertanyaan yang kira-kira bunyinya adalah, "Apakah Anda yakin akan memasang aplikasi ini?" Jika jawabannya adalah "Ya", maka Anda tinggal meneruskan proses instalasi aplikasi.

Rencananya, trio Android dari Nokia itu akan mulai tersedia dalam beberapa minggu ke depan. Harganya? Nokia X bakal dibanderol seharga 89 euro atau sekitar Rp 1,5 juta. Belum diketahui kapan Nokia X akan masuk Indonesia. 
 
http://tekno.kompas.com/read/2014/02/24/1539517/menjajal.android.nokia.x.di.bandung

Spesifikasi Lengkap Android Nokia X, X Plus, dan XL


Trio ponsel Android Nokia X.
KOMPAS.com — Nokia akhirnya membuka tabir ponsel besutannya yang menggunakan sistem operasi Android. Tak tanggung-tanggung, Nokia memperkenalkan tiga varian ponsel Android sekaligus, yaitu Nokia X, X+, dan XL.

Pengumuman yang telah ditunggu-tunggu ini digelar pada Senin (24/2/2014), dalam ajang Mobile World Congress (MWC) yang digelar di Barcelona, Spanyol.

Perangkat yang sebelumnya memiliki kode nama "Normandy" ini menjalankan sistem operasi Android AOSP (Android Open Source Project) dengan antarmuka yang terlihat mirip "Modern UI" ala Windows Phone.

Nokia seri X akan dibanderol dengan harga yang sangat murah, mulai Rp 1,5 juta. Dengan harga ini, seperti apa spesifikasinya? Apakah akan seperti ponsel Android low-end pada umumnya?

Simak spesifikasi lengkap Nokia yang dikutip dari situs resmi Nokia.

Nokia X dan Nokia X+
- Prosesor: Qualcomm Snapdragon S4 Dual Core 1 GHz
- Memori: RAM 512 MB, 768 MB (Nokia X+)
- Kapasitas simpan data: 4 GB, dapat ditingkatkan dengan MicroSD hingga 32 GB
- Layar: IPS LCD 4 inci WVGA (800 x 400), 233 ppi
- Konektivitas: dual SIM (MicroSIM), Micro-USB, USB 2.0, Bluetooth 3.0, WiFi 802.11 b/g/n
- Sensor: ambient light sensor, accelerometer, proximity sensor
- Jaringan: WCDMA: 900 MHz, 2100 MHz; GSM: 850 MHz, 900 MHz, 1900 MHz
- Kamera utama: 3 MP, f/2.8, no flash
- Kamera depan: tidak tersedia
- Dimensi fisik: 115,5 x 63 x 10,4 mm
- Bobot: 128,7 gram
- Baterai: 1.500 mAh (baterai bisa dilepas)
- Sistem operasi: platform Nokia X (Android AOSP)
- Warna: hitam, biru, hijau, merah, putih, dan kuning

Nokia XL
- Prosesor: Qualcomm Snapdragon S4 Dual Core 1 GHz
- Memori: RAM 768 MB
- Kapasitas simpan data: 4 GB, dapat ditingkatkan dengan MicroSD hingga 32 GB
- Layar: IPS LCD 5 inci WVGA (800 x 400), 187 ppi
- Konektivitas: dual SIM (MicroSIM), Micro-USB, USB 2.0, GPS, Bluetooth 3.0, WiFi 802.11 b/g/n
- Jaringan: WCDMA: 900 MHz, 2100 MHz; GSM: 850 MHz, 900 MHz, 1900 MHz
- Sensor: ambient light sensor, accelerometer, proximity sensor
- Kamera utama: 5 MP dengan flash
- Kamera depan: 2 MP
- Dimensi fisik: 141,3 x 77,7 x 10,8 mm
- Bobot: 190 gram
- Baterai: 2.000 mAh (baterai bisa dilepas)
- Sistem operasi: platform Nokia X (Android AOSP)
- Warna: hitam, biru, hijau, merah, putih, dan kuning







 seperti nokia sebelumnya,dihadirkan dengan body yang colorfull


http://tekno.kompas.com/read/2014/02/24/1620121/spesifikasi.lengkap.android.nokia.x.x.plus.dan.xl

Nokia Resmikan Android Nokia X

The Verge
Mantan CEO Nokia Stephen Elop memperkenalkan Nokia X dalam konferensi pers di MWC 2014, Barcelona, Senin (24/2/2014)
 
Lama ditunggu, smartphone Android pertama dari Nokia akhirnya benar-benar muncul dan diperkenalkan pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2014 di Barcelona, Spanyol.

Yang agak mengejutkan, ponsel Android Nokia ini ternyata terdiri dari tiga jenis perangkat, yaitu Nokia X, Nokia X+, dan XL. Tiga smartphone tersebut diumumkan oleh mantan CEO Nokia Stephen Elop dalam sebuah konferensi pers pada Senin (24/2/2014) waktu setempat.

"Nokia X bisa menjalankan aplikasi Android… serta datang dengan berbagai layanan populer dari Microsoft," ujar Elop, sebagaimana dikutip oleh The Verge.

Layanan Microsoft yang dimaksud antara lain One Drive dan Skype. "Nokia X membawa pengguna ke jaringan cloud milik Microsoft, bukan Google," ujar Elop.

Saat presentasi, Elop tak merinci perbedaan di antara Nokia X dan X+, kecuali bahwa Nokia X+ bakal dilengkapi "memori dan storage extra".

Tentang Nokia X sendiri, adapun kabar-kabar sebelumnya menyebutkan bahwa perangkat itu dibekali layar 4 inci dengan resolusi 800 x 480. Di dalamnya tersemat prosesor dual-core 1 GHz dengan RAM berkapasitas 512 MB. Spesifikasi lain termasuk kamera 3 megapiksel, baterai 1.500 mAh, dan dukungan dual-SIM card.

Perangkat yang sebelumnya memiliki kode nama "Normandy" ini menjalankan sistem operasi Android Open Source Project (AOSP) dalam antarmuka yang terlihat mirip dengan "Modern UI" ala Windows Phone.

Bukan cuma tampilannya yang berbeda dari ponsel Android pada umumnya. Dari segi layanan yang tersedia, trio Nokia X ini pun tak dibekali dengan layanan-layanan ala Android dari Google, semisal Google Play Store dan Google Maps.

Sebagai pengganti Play Store, aplikasi-aplikasi Android dapat diunduh dari Nokia Store. Toko aplikasi Nokia tersebut telah menyediakan sejumlah judul aplikasi terkenal, seperti Facebook, Twitter, Vine, Swiftkey, Skype, dan BBM.

Meski demikian, Nokia X, X+, dan XL tetap bisa menjalankan aplikasi-aplikasi Android lainnya.

Untuk aplikasi pengganti Google Maps, Nokia X akan dibekali aplikasi peta andalan Nokia, Here yang kemampuannya dinilai lebih baik dari besutan Google.

"Dengan Nokia X, kami memperoleh keuntungan dari ekosistem aplikasi Android. Kami juga telah membangun fondasi dengan perangkat ini, untuk mengenalkan lebih banyak pengguna ke layanan dan aplikasi Nokia. Pengembang Android juga bisa membawa aplikasi mereka ke Nokia dalam beberapa jam," ujar mantan CEO Nokia, Stephen Elop, sebagaimana dikutip oleh The Inquirer.

Elop menambahkan bahwa Nokia X tersambung ke jaringan cloud milik Microsoft, bukan Google. "Ini berarti bahwa Microsoft bisa merengkuh orang-orang yang sebelumnya berada di luar jangkauan."

Rencananya, trio Android dari Nokia itu akan mulai tersedia dalam beberapa minggu ke depan. Harganya? Nokia X bakal dibanderol seharga 89 euro atau sekitar Rp 1,5 juta, sementara Nokia X+ dan XL masing-masing dihargai 99 euro atau sekitar Rp 1,6 juta, dan 109 euro atau sekitar Rp 1,8 juta.

Belum diketahui kapan Nokia X masuk ke pasaran Indonesia. Yang jelas, ponsel Android Nokia ini sudah "mendarat" di Indonesia beberapa minggu yang lalu. Nokia diam-diam telah mengajukan permohonan sertifikasi Nokia Normandy di Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Bersama dengan Nokia X, Nokia turut memperkenalkan sejumlah model baru dari lini feature phone Asha perusahaan tersebut, yaitu Asha 105, 220, dan 230.

http://tekno.kompas.com/read/2014/02/24/1458394/nokia.resmikan.android.nokia.x.
Related Posts with Thumbnails

Entri Populer