Labels

Ajaib (105) Akhir Zaman (12) Akuntansi (1) Alam (344) Aneh (896) Anime (19) Asal Usul (175) Cerita (73) Cewek (73) Cowok (37) Design (143) Download (7) Ekonomi (27) Fakta (2346) Fenomena (80) fotografi (74) Games (4) Geografi (53) Gila (92) GO Green (58) Hebat (670) Hewan (262) Ilusi (11) Indah (268) Indonesia (196) informasi (3209) Inspirasi (126) Kamus (2) Kecantikan (79) kesehatan (607) Langka (58) lifestyle (232) Love (3) Lucu (156) Makanan (115) Mantap (448) Menakjubkan (1401) Misteri (64) Mitos (39) Movie (1) Otomotif (59) Parfum (2) Puzzle (19) Rapture (2) Relationship (81) Renungan (27) Resensi (3) Resep (3) Science (190) Seni (93) Serba 10 (443) Sport (99) Teknologi (391) Tips (768) Travel (101) Trik (471) Unik (1072) Wallpapers (1)

Friday, November 24, 2017

Twitter 280 Karakter Resmi di Seluruh Dunia

Akhir September lalu, Twitter mengumbar wacana penambahan batas karakter, dari 140 menjadi 280. Kala itu baru sebagian kecil pengguna yang bisa menjajalnya.

Kini, kicauan 280 karakter sudah tersedia resmi dan dirilis bertahap untuk penggunanya di seluruh dunia. Tak perlu lagi galau karena tak mampu mengekspresikan perasaan lewat kicauan 140 karakter.

Sejatinya, implementasi kicauan 280 karakter didasari alasan khusus, yakni berkaitan dengan bahasa. Ketika pengguna berkicau dalam bahasa Inggris atau Indonesia, kicauan 140 karakter akan cepat tercapai.

Seringkali pengguna harus mengedit kicauan agar sesuai dengan batas tersebut. Terkadang pengguna juga harus menghapus sebuah kata yang memiliki makna penting demi tak melewati batas 140 karakter.

Sementara itu, pengguna yang menulis dengan bahasa Jepang, Korea, maupun China bisa lebih panjang berkicau meski dengan batas 140 karakter. Sebab pada tiga bahasa tersebut, pengguna dapat menyampaikan dua kali lipat jumlah informasi dalam satu karakter.

Menyesuaikan dengan kebutuhan, maka kicauan 280 karakter untuk sementara tak tersedia bagi semua pengguna yang basisnya Jepang, Korea, dan China. Ketiganya dianggap sudah cukup dengan 140 karakter.  

Menuai kontroversi
Beberapa pengguna bisa jadi terbantu dengan kicauan 280 karakter. Kendati begitu, tak sedikit yang mengeluhkan kebijakan baru tersebut. 

Beberapa alasannya karena 140 karakter dianggap sebagai keunikan dan ciri khas Twitter yang seharusnya tak diubah. Ada juga yang menilai kicauan 280 karakter akan membuat pusing karena narasi satu kicauan terlalu panjang.

Terlepas dari itu, menurut siaran pers Twitter Indonesia, banyak pengguna yang berkicau hingga mencapai batas 280 karakter pada masa percobaan. Perilaku itu kemudian berubah menjadi normal kembali, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (8/11/2017).

Twitter mengklaim ketika diberi ruang berkicau yang lebih panjang, pengguna lebih sering berkicau. Saat kicauan hanya boleh sampai 140 karakter, sebanyak 6,9 persen kicauan dalam bahasa Indonesia mencapai batas tersebut.

Lantas ketika ditambah menjadi 280 karakter, persentase yang mencapai batas turun menjadi 1 persen. Menurut Product Manager Twitter, Aliza Rozen, kicauan 280 karakter memangkas waktu pengguna untuk mengedit kicauan, sehingga aktivitas main Twitter lebih mudah dan cepat.

“Pada saat melakukan percobaan, jarang sekali ada Tweet yang mendekati batas karakter. Ini berarti pengguna menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mengedit Tweet mereka di composer," kata Rozen.

"Ini juga menunjukkan, bahwa lebih banyak karakter mempermudah orang mengekspresikan pemikiran mereka dalam sebuah Tweet; jadi mereka dapat mengatakan apa yang ingin mereka katakan, dan mengirim Tweet lebih cepat dari sebelumnya,” imbuh dia.

http://tekno.kompas.com/read/2017/11/08/08340057/twitter-280-karakter-resmi-di-seluruh-dunia

Seperti Mi Mix, Layar Xiaomi Mi 7 Bakal Tanpa Bingkai?



Menjelang 2018, bocoran tentang perangkat andalan berikutnya dari Xiaomi, Mi 7, mulai beredar di internet. Salah satu informasi terbaru menyebutkan bahwa Mi 7 akan mengusung konsep layar “edge-to-edge” yang nyaris tanpa bingkai.

Sebelumnya, layar bezel less semacam itu baru diterapkan di seri flagship, Mi Mix dan Mi Mix 2, sementara Mi 6 yang meluncur tahun ini masih menggunakan layar konvensional (non bezel-less).

Layar Mi 7 nanti diperkirakan bakal berdiagonal 6 inci dan memiliki panel berjenis OLED bikinan Samsung. Aspek rasio yang digunakan mungkin 18:9, mengikuti tren ponsel-ponsel bezel less dari pabrikan lain.

Turut disebutkan bahwa Xiaomi sebenarnya tertarik untuk menanam teknologi pengenal wajah 3D ala iPhone X. Namun, pengembangan Xiaomi untuk teknologi ini belum matang, sehingga Mi 7 diduga hanya akan dibekali pemindai sidik jari saja untuk keamanan.

Fitur-fitur lain dari Mi 7, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gadgets Now, Jumat (24/11/2017), disinyalir mencakup dual-camera 16 megapiksel di bagian punggung dengan lensa berbukaan f/1.7 dan OIS.

Seperti ponsel-ponsel flagship lain yang akan dirilis pada 2018, dapur pacu Mi 7 kemungkinan besar akan mengandalkan chip Snapdragon 845 yang dibuat dengan proses fabrikasi 10 nm. Prosesor ini masih belum diiumumkan secara resmi oleh Qualcomm.

Daftar spesifikasi lain dari Mi 7 termasuk RAM 6 GB, media penyimpanan 64 GB, kamera depan 13 megapiksel, dan kapasitas baterai di kisaran 3.350 mAh. Soal harga, rumor menyebutkan bahwa banderol Mi 7 akan dipatok di angka 2.699 yuan stau sekitar Rp 5,6 juta. 

http://tekno.kompas.com/read/2017/11/24/10460077/seperti-mi-mix-layar-xiaomi-mi-7-bakal-tanpa-bingkai-
Related Posts with Thumbnails

Entri Populer