Aditya Panji/KompasTekno Nokia X
Nokia akhirnya memperkenalkan ponsel pintar berbasis Android pertamanya, yang diberi nama Nokia X, Senin (24/2/2014).
KompasTekno berkesempatan menjajal produk ini dengan meminjam dari salah satu pengembang aplikasi (developer) yang menghadiri event VIP Nokia di Bandung.
Nokia memberi kode RM-980 untuk Nokia X. Secara fisik, Nokia X terlihat menarik karena casing-nya
mengusung warna cerah, ukurannya terasa pas di genggaman, serta sangat
ringan. Pilihan warna pada panel belakangnya sangat beragam, tersedia
pilihan warna hitam, putih, merah, kuning, hijau, dan biru.
Layar
yang digunakan adalah jenis WVGA berukuran 4 inci dengan resolusi 800 x
480 piksel. Meskipun berbasis Android, Nokia memodifikasi sistem serta
tampilan antarmukanya.
Tampilan antarmuka Nokia X
Sementara dari sisi tampilan, Nokia mengadopsi tampilan Windows Phone
dengan nuansa kotak-kotak. Ya, Nokia X bisa disebut sebagai ponsel
Android rasa Windows Phone. Tampilan ini memberi pengalaman yang
berbeda.
Jika Anda menyapu layar dari atas ke bawah, akan muncul
menu notifikasi yang mirip dengan Android. Di sana terdapat tombol jalan
pintas untuk masuk ke Settings atau Pengaturan yang tampilannya seperti
demikian.
Tampilan menu Settings di Nokia X
Jika melihat di menu About Phone pada Nokia X, sistem operasi "Android"
versi Nokia ini diberi nama "Nokia X software platform 1.0". Sistem
operasi ini setara dengan Android versi 4.4 atau KitKat.

Versi sistem operasi pada Nokia X
Pengembangan sistem operasi pada Nokia X yang dijajal KompasTekno masih tahap awal, yang ditujukan untuk para pengembang aplikasi, atau biasa disebut Developer Edition.
Tidak
seperti ponsel Android lainnya yang menyediakan tiga atau empat tombol
di bawah layar, di Nokia X hanya ada satu tombol di bawah layar, yaitu
tombol kapasitif Back. Di samping kanan ponsel terdapat tombol daya dan pengatur volume. Lalu, di sisi atas terdapat port audio 3,5 mm serta port MicroUSB di sisi bawah.
Aditya Panji/KompasTekno Sisi kanan Nokia X
Kinerja ponsel ini terbilang mulus. Ini dimungkinkan karena perangkat tersebut menggunakan prosesor dual-core Qualcomm Snapdragon 1GHz, RAM 512 MB, media penyimpanan data 4 GB yang dapat ditingkatkan dengan kartu MicroSD hingga 32 GB.
Untuk
komponen kamera, tersedia kamera belakang dengan sensor 3MP, tetapi
tidak dibekali lampu kilat LED. Kamera depan juga tidak tersedia.
Aditya Panji/KompasTekno Panel belakang Nokia X
Panel belakang Nokia X bisa dibuka. Di balik panel itu terlihat komponen baterai dengan kapasitas 1.500mAh, dua slot kartu SIM (GSM dan GSM), yang mengapit slot kartu MicroSD.
Aditya Panji/KompasTekno Bagian belakang Nokia X
Aditya Panji/KompasTekno Nokia X menyediakan dua slot kartu SIM (GSM dan GSM)
Ada beberapa hal yang membedakan Nokia X dengan ponsel Android lain, yaitu ketiadaan toko aplikasi Google Play Store dan tidak ada layanan mobile Google seperti Gmail, YouTube, Google Maps, atau Google+.
Lalu,
bagaimana cara mengunduh dan memasang sebuah aplikasi? Pengguna dapat
mendapatkan aplikasi tersebut dari toko aplikasi Nokia Store. Berikut
tampilan toko aplikasi Android versi Nokia.
Tampilan toko aplikasi Nokia Store yang menyediakan aplikasi Android format .APK
Sejak Nokia X diumumkan ke publik, Nokia akan mengisi toko aplikasinya dengan aplikasi Android dengan format .APK. KompasTekno
menemukan beberapa aplikasi populer di Nokia Store, seperti Facebook,
Twitter, Vine, WeChat, Plants vs Zombie, Fruit Ninja, Opera, serta
aplikasi buatan lokal seperti Save the Hamsters dan Blastnote.
Namun,
ada beberapa aplikasi populer yang belum hadir secara resmi di Nokia
Store, seperti Path, Instagram, dan WhatsApp. Bagaimana cara mengatasi
hal itu?
Pengguna masih bisa memasang sebuah aplikasi yang tidak
tersedia di Nokia Store. Caranya, dengan mencari aplikasi yang
dikehendaki dengan format .APK dari sumber mana saja, lalu unduh dan
pasang.
Aditya Panji/KompasTeknoAplikasi Instagram bisa dipasang dan berjalan di Nokia X
Perlu diketahui, ketika pengguna memasang aplikasi yang bukan berasal
dari Nokia Store, sistem pada ponsel akan mengajukan pertanyaan yang
kira-kira bunyinya adalah, "Apakah Anda yakin akan memasang aplikasi
ini?" Jika jawabannya adalah "Ya", maka Anda tinggal meneruskan proses
instalasi aplikasi.
Rencananya, trio Android dari Nokia itu akan
mulai tersedia dalam beberapa minggu ke depan. Harganya? Nokia X bakal
dibanderol seharga 89 euro atau sekitar Rp 1,5 juta. Belum diketahui
kapan Nokia X akan masuk Indonesia.
http://tekno.kompas.com/read/2014/02/24/1539517/menjajal.android.nokia.x.di.bandung