Labels

Ajaib (105) Akhir Zaman (12) Akuntansi (1) Alam (344) Aneh (896) Anime (19) Asal Usul (175) Cerita (73) Cewek (73) Cowok (37) Design (143) Download (7) Ekonomi (28) Fakta (2345) Fenomena (80) fotografi (74) Games (4) Geografi (53) Gila (92) GO Green (58) Hebat (669) Hewan (262) Ilusi (11) Indah (268) Indonesia (197) informasi (3209) Inspirasi (126) Kamus (2) Kecantikan (79) kesehatan (607) Langka (58) lifestyle (232) Love (3) Lucu (156) Makanan (115) Mantap (448) Menakjubkan (1400) Misteri (64) Mitos (39) Movie (1) Otomotif (59) Parfum (2) Puzzle (19) Rapture (2) Relationship (81) Renungan (27) Resensi (3) Resep (3) Science (190) Seni (93) Serba 10 (442) Sport (99) Teknologi (391) Tips (768) Travel (101) Trik (471) Unik (1072) Wallpapers (1)

Wednesday, August 3, 2016

Xiaomi Rilis Notebook Air, Penantang Laptop Tipis Apple

 Xiaomi Laptop perdana dari Xiaomi, Mi Notebook Air

Lama digosipkan, laptop perdana Xaiomi akhirnya resmi diperkenalkan bersama dengan ponsel flagship Redmi Pro dalam sebuah acara yang digelar di China hari Rabu (27/7/2016).

Produk bernama Mi Notebook Air itu merupakan laptop tipis dengan dimensi fisik lebih ramping dari Apple MacBook Air yang dijadikan pembanding dalam acara, berdasarkan informasi yang dihimpun KompasTekno dari akun Twitter resmi Xiaomi.

Pihak Xiaomi mengatakan model Mi Notebook Air dengan bentang layar 13,3 inci lebih tipis 13 persen dibandingkan MacBook Air dengan ukuran layar serupa (14,8mm, berbanding 17mm).











 

 


Luas penampang (panjang dikali lebar) dari Mi Notebook Air juga lebih kecil 11 persen, sementara bobotnya sebesar 1,28 kg.


Layar full-HD (1.920 x 1.080) Mi Notebook Air dilapis kaca dari tepi ke tepi dengan bezel tipis yang ketebalannya hanya 5,59mm.

Deretan port konektor yang tersedia mencakup satu buah USB Type-C, dua buah USB 3.0, satu buah HDMI, dan satu buah headphone jack 3,5mm.
 

Di balik tubuhnya yang berbalut cangkang logam tertanam prosesor Core i5 Generasi ke-6 dari Intel, berikut RAM DDR4 sebesar 8 GB, dan media penyimpanan SSD PCIe 256 GB yang masih bisa diekspansi dengan slot SSD kedua.
Baterai Mi Notebook Air diklaim bisa diisi dengan cepat. Sebanyak 50 persen kapasitasnya dapat terisi dalam 30 menit. Unit baterai ini diklaim menyediakan daya yang cukup untuk menghidupkan perangkat selama 9,5 jam.

Ada juga discreet graphics yang dimotori GPU Nvidia GeForce 940 MX dengan dukungan DirectX 12, dan sistem operasi Windows 10.

Selain versi 13,3 inci, Xiaomi juga menyediakan varian Mi Notebook Air dengan bentang layar 12,5 inci. Spesifikasinya sedikit lebih rendah, mencakup proseosr Intel Core M3, RAM 4 GB, SSD 128 GB, dan daya tahan baterai hingga 11,5 jam.

Di China, Mi Notebook Air 13,3 inci dipasarkan dengan harga 4.999 Yuan atau setara Rp 9,9 juta, sementara Mi notebook Air 12,5 inci dibanderol 3.499 Yuan atau setara Rp 6,9 juta. Penjualannya akan dimulai pada 2 Agustus mendatang.

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/27/15330017/Xiaomi.Rilis.Notebook.Air.Penantang.Laptop.Tipis.Apple?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=kpoprd

Ini Spesifikasi Lengkap "Android Teraman" BlackBerry DTEK50

 BlackBerry BlackBerry DTEK50 diklaim sebagai smartphone teraman di dunia


BlackBerry telah mengumumkan kehadiran DTEK50, smartphone Android terbarunya yang dibikin melalui kerja sama dengan perusahana China, TCL.

DTEK50 sebenarnya merupakan hasil rebranding dari ponsel lain bernama Idol 4 dari Alcatel, yang produksinya juga ditangani oleh TCL.

Alhasil, spesifikasi dan desain fisik DTEK50 pun mirip dengan Alacatel Idol 4.   

Meski demikain, BlackBerry mengatakan bahwa pihaknya menambah aplikasi sekuriti bernama DTEK untuk melindungi perangkat dari serangan malware dan masalah keamanan lain yang biasanya muncul di Android.

BlackBerry pun berani mengklaim bahwa DTEK50 merupakan smartphone teraman di dunia.

Di aplikasi DTEK tersebut, apa saja “jeroan” yang ditanamkan BlackBerry pada ponsel Android kedua setelah Priv ini?

Spesifikasi selengkapnya bisa dilihat dalam daftar di bawah, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CrackBerry, Rabu (27/7/2016).


 Nama ResmiBlackBerry DTEK50
Faktor Bentuk Full-touchscreen
Ukuran dan Jenis Layar 5,2 inch, 1920x1080
Dimensi Fisik 147 x 72,5 x 7,4 mm
Berat 135 gram
Prosesor Qualcomm Snapdragon 617, quad-core 1,5 GHz, GPU Adreno 405
RAM 3 GB
Media Internal 16 GB
Slot micro-SD Ada, hingga 2 TB
Kamera Utama 13 Megapixel dengan LED flash dan phase-detect AF
Kamera Depan 8 Megapixel
Kapasitas Baterai 2.610 mAh
Jaringan Seluler GSM/ 3G HSPA/ 4G LTE
Konektor USB Micro USB 2.0
GPS Ada
Konektivitas Wi-Fi 802.11 b/g/n/ac, Bluetooth 4.2 LE, NFC
Fitur lain DTEK Security Suite, FIPS 140-2 Full Disk Encyrption, Android for Work, Google Play for Work
Sistem Operasi Android 6.0 Marshmallow


 http://tekno.kompas.com/read/2016/07/27/20200057/Ini.Spesifikasi.Lengkap.Android.Teraman.BlackBerry.DTEK50?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=kpoprd

Perjuangan 20 Tahun Kreator "Pokemon Go"

 NextShark Pendiri dan CEO Niantic John Hanke.

Kesuksesan Pokemon Go terkesan begitu instan dan terburu-buru. Hanya dalam dua pekan setelah dirilis, game mobile keluaran Nintendo itu mampu meraup pendapatan rata-rata Rp 26 miliar per hari dari fitur berbayar alias in-app purchase. Popularitasnya pun sudah mengalahkan terminologi "porno" pada mesin pencari.

Yang paling fenomenal, Pokemon Go mampu menciptakan kebiasaan baru bagi netizen. Selain selfie, netizen kini juga doyan berkeliaran di jalanan nyata untuk berburu Pokemon liar di dalam game.

Penyatuan dunia nyata dan game pada Pokemon Go dimungkinkan teknologi augmented-reality dan global positioning system (GPS). Ide brilian tersebut datang dari John Hanke yang merupakan pendiri sekaligus CEO Niantic Labs.

Niantic Labs sendiri merupakan studio game yang mengembangkan Pokemon Go, bekerja sama dengan Nintendo dan Pokemon Company.

"Saya selalu berpikir bisa membuat game keren dengan data GPS. Kita bisa bertualang di dunia nyata dalam basis game," kata Hanke.

Proses 20 tahun
Di balik kesuksesan Pokemon Go yang seakan diraih sekejap, Hanke mengalami proses jatuh bangun selama lebih kurang 20 tahun. Semua bermula pada tahun 1996, ketika Hanke masih duduk di bangku sekolah.

Kala itu ia berhasil mengembangkan game berjenis massively multiplayer online (MMO) dengan nama Meridien 59. Hanke kemudian menjual game itu kepada perusahaan konsol game 3DO. Dana yang terkumpul digunakan untuk mewujudkan ambisi utamanya mengembangkan peta digital.

Pada tahun 2000, Hanke akhirnya mendirikan perusahaan pemetaan digital 3D bertajuk Keyhole. Google melihat potensi teknologi yang dikembangkan Keyhole dan mencaplok perusahaan itu pada 2004.

Teknologi Keyhole menjadi cikal bakal Google Earth. Hanke diposisikan sebagai nakhoda dalam divisi Google Geo yang membawahkan tiga layanan, yakni Google Earth, Google Maps, dan Google Street View.

Bikin startup sendiri
Hanke berkarier di Google selama enam tahun hingga 2010. Pada satu titik, Hanke memutuskan untuk membuat startup sendiri bernama Niantic Labs yang didanai Google. Startup itu fokus menciptakan game berbasis peta sesuai dengan impian Hanke.

"Saya selalu berpikir bisa membuat game keren dengan menggunakan data geolokasi. Kita bisa merasakan petualangan nyata pada basis game," kata Hanke.

Game pertama yang diluncurkan Niantic adalah Ingress. Menurut Hanke, ide game tersebut terinspirasi dari khayalannya untuk pulang dan pergi dari rumah ke kantor Google. Sayangnya, percobaan pertama Hanke gagal di pasaran. Ingress tak mendapat penerimaan sebagaimana diharapkan.

Meski begitu, Hanke tak patah semangat. Pada 2014, ia melihat ada peluang besar dari proyek guyonan April Mop yang dibuat Google dan Pokemon Company. Saat itu antusiasme netizen memang membeludak.

Padahal, mekanisme guyonan itu simpel: netizen bisa melihat monster-monster Pokemon berkeliaran dalam Google Maps. Ide itu muncul dari staff Maps bernama Tatsuo Nomura yang belakangan menjadi Product Manager Niantic.

Ide Nomura mendapat penerimaan dari semua jajaran tim Maps. Kebetulan, staf lainnya bernama Kento Suga kenal dengan orang-orang di Pokemon Company.

Suga lah yang menjembatani hubungan Google dan Pokemon Company hingga proyek guyonan bertajuk Pokemon Challenge terealisasi. Belakangan, Suga pun bekerja untuk Hanke di Niantic sebagai Marketing Manager.

Begitu Pokemon Challenge selesai, Hanke tak menunggu lama untuk mengembangkan Pokemon Go pada tahun itu juga. Ia yakin lelucon April Mop itu bakal sukses jika dibuatkan game sungguhannya.

"Waktu itu saya dan Hanke ketemu Ishihara dan kami berdiskusi hingga tercetus ide membuat Pokemon Go," kata Nomura dalam panel diskusi ajang E3 2016 beberapa saat lalu.

Mendekati investor
Hanke sadar idenya mewujudkan Pokemon Go lewat Niantic butuh dukungan investor. Ia pun mendekati Pokemon Company dan Nintendo pada 2015. Pendekatan ke dua perusahaan itu dilakukan dengan strategi berbeda.

Pokemon Company lebih mudah didekati dengan bekal Hanke sebagai pekerja Google yang bersinggungan langsung dalam proyek April Mop pada 2014. Jodoh Hanke dan Pokemon Company diperkuat karena CEO Pokemon Company Tsunekazu Ishihara adalah gamer sejati Ingress.

Komunikasi di antara mereka terjalin lebih santai. Pokemon Company pun mengucurkan dana dan merestui langkah Hanke membuat Pokemon Go.

Sementara itu, pendekatan ke Nintendo lebih didasari kesamaan visi. Saat itu almarhum Satoru Iwata masih menjabat CEO Nintendo. Ia berdiskusi dengan Hanke dan keduanya memiliki cita-cita serupa, yakni memungkinkan masyarakat beranjak dari kursinya dan berpindah tempat saat bermain game.

"Mereka (Iwata dan Hanke) sama-sama setuju bahwa game harus menjadi sesuatu yang membuat keluarga bermain bersama, serta mengoneksikan orang-orang. Ini meninggalkan kesan yang kuat pada saya," kata neuroscientic Jepang, Ryu Kawashima. Ia dikenal atas kemunculannya di serial video Brain Age untuk Nintendo DS dan Nintendo 3DS.

Di tengah kesulitan bisnis Nintendo menghadapi penurunan penjualan konsol game, perusahaan Negeri Sakura itu akhirnya percaya kepada Niantic dalam upaya mewujudkan Pokemon Go.

Hanke mengumpulkan dana 25 juta dollar AS atau Rp 328 miliar dari Google, Nintendo, Pokemon Company, dan investor lain untuk membentuk tim Pokemon Go. Ada sekitar 40 orang yang menjadi anggota tim.

Mendobrak stereotipe
Hanke pun akhirnya mewujudkan cita-citanya bersama Iwata. Citra gamer yang biasanya lekat dengan gaya hidup tak sehat kini bergeser pelan-pelan. Setidaknya, pemain Pokemon Go tak bisa berjam-jam diam dalam rumah, lupa makan, dan lupa bersosialisasi karena terlarut dalam game.

Hanke merancang Pokemon Go untuk memaksa gamer bergerak ke sana kemari dengan cara menyenangkan, yakni mencari monster-monster virtual di dunia nyata. Gerakan fisik pemain pun dibayar dengan temuan Pokemon dan item-item bermanfaat yang tersebar pada titik-titik Pokestop.

Selain mendorong gamer agar bergerak, Hanke juga ingin mengajak pemain untuk mengeksplor lingkungan sekitar. Dengan begitu, pemain bisa terus belajar dan mendapat pencerahan dari hal-hal yang terjadi di sekeliling.

Terakhir, Hanke berharap para pemain Pokemon Go bisa berkenalan dengan sesama komunitas pemain. Hal itu bisa terjadi saat sama-sama hendak mencari Pokemon di jalan, lalu berlanjut mengobrol hal-hal lainnya.

Pokemon Go resmi meluncur pada 6 Juli 2016 di AS, Australia, dan Selandia Baru. Meski baru hadir resmi di tiga negara, netizen negara lain bisa turut memainkan Pokemon Go.

Mereka menggunakan beberapa trik, antara lain dengan membuat akun Apple di tiga negara resmi atau mengunduh APK bagi pengguna Android.

Popularitas Pokemon Go berhasil meningkatkan nilai saham Nintendo hingga lebih dari 50 persen. Nilai perusahaan pun naik menjadi 12 miliar dollar AS atau sekitar Rp 157 triliun.

Dengan ini, ketelatenan dan fokus Hanke pada game berbasis GPS nyatanya tak sia-sia. Entah apa lagi ide "gila" Hanke yang bakal menjadi tren global selanjutnya.

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/22/20080057/perjuangan.20.tahun.kreator.pokemon.go.?utm_source=RD&utm_medium=inart&utm_campaign=khiprd

Cara Mendapatkan Koin Gratis di "Pokemon Go"

 Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Ilustrasi bermain Pokemon Go

Untuk membeli beberapa item tertentu, pemain Pokemon Go bisa menggunakan uang dalam game yang disebut sebagai Pokecoin.

Supaya bisa mendapatkannya, pemain bisa menggunakan uang nyata dan melakukan transaksi melalui Google Play Store untuk Android atau Apple App Store untuk iOS.

Selain membelinya dengan akun Play Store, ternyata pemain juga bisa mendapatkannya secara gratis. Caranya adalah dengan menguasai Gym. 

Satu-satunya cara mendapatkan Pokecoin secara gratis melalui gameplay game adalah dengan merebut dan mempertahankan Gym.

Caranya adalah seperti berikut ini. Kunjungi sebuah Gym, kemudiah bertarunglah dan kalahkan penjaga Gym yang sudah ada. Anda juga bisa menguasai Gym saat tempat tersebut masih berwarna putih alias belum ada penjaganya.

Setelah menguasai Gym selama 21 jam, pemain akan mendapatkan "upah" berupa Pokecoin. Caranya dengan mengunjungi Shop dan menekan tombol pengambil uang (cash in) berbentuk seperti perisai di bagian kanan atas.

Niantic Tombol Shop-In di menu Shop game "Pokemon Go".
 
Jumlah Pokecoin yang didapatkan adalah 10 koin ditambah 500 di setiap monster yang ada di Gym selama 21 jam. Artinya, jika Anda menjadi penguasa di 10 Gym, setidaknya bakal mendapatkan 100 PokeCoins dan 5.000 Stardust.

Apa saja yang bisa dibeli menggunakan Pokecoin?

Berikut daftar item yang bisa dibeli di Shop menggunakan Pokecoin.

- Poke Ball: 100 Pokecoin untuk 20 Poke Ball, 460 Pokecoin untuk 100 Poke Ball, 800 Pokecoin untuk 200 Poke Ball

- Incense: 80 Pokecoin untuk 1 Incense, 500 Pokecoin untuk 8 Incense, 1.250 Pokecoin untuk 25 Incense

- Lucky Egg: 80 Pokecoin untuk 1 Lucky Egg, 500 Pokecoin untuk 8 Lucky Egg, 1.250 Pokecoin untuk 25 Lucky Egg

- Lure Module: 100 Pokecoin untuk 1 Lure Module dan 680 Pokecoin untuk 8 Lure Module

- Egg Incubator: 150 Pokecoin untuk 1 Egg Incubator

- Bag Upgrade: 200 Pokecoin untuk satu item ini

- Pokemon Storage Upgrade: 200 Pokecoin untuk satu item ini

Satu hal yang harus diingat, Pokecoin sangat sulit dan mahal untuk didapatkan. Sebaiknya gunakan Pokecoin dengan bijak.

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/28/20110087/Cara.Mendapatkan.Koin.Gratis.di.Pokemon.Go.?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=kpoprd

Download "Pokemon Go" Versi Terbaru, Apa Saja Bedanya?

Dok. HaloMoney.co.id Pokemon GO

Niantic merilis pembaruan game Pokemon Go versi 0.31.0 untuk Android. Studio game yang didirikan John Hanke tersebut mengatakan bakal segera memboyong update serupa untuk iOS dalam waktu dekat.

Pembaruan ini membawa kabar baik sekaligus buruk bagi para pemain. Dimulai dari kabar baik, Niantic mengatakan bug pada game fenomenal tersebut telah diberantas.

Kabar buruknya, Niantic menghapus fitur jejak kaki virtual yang menunjukkan bahwa Pokemon liar sedang dekat dengan lokasi pemain, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (31/7/2016) dari BusinessInsider.

Para pemain tampak kecewa dengan keputusan Niantic menghapus fitur itu. Setidaknya begitulah yang diutarakan dalam diskusi beberapa pemain via forum online Reddit. Menurut mereka, jejak kaki virtual menambah keseruan Pokemon Go karena membuat pemain berharap dan deg-degan dalam waktu bersamaan.

Diketahui, jejak kaki itu sejatinya berjumlah tiga ketika Pokemon tertentu berada dalam radar namun masih pada jarak lumayan jauh. Perlahan, jejak itu berkurang menjadi dua lalu satu, seriring dengan jarak yang makin dekat antara pemain dengan sang Pokemon.

Tapi, belakangan jejak itu terus-terusan berjumlah tiga, baik Pokemon dalam jarak dekat maupun jauh. Alih-alih memperbaiki gangguan itu, Niantic justru memangkasnya.

Rumor yang beredar menyebut kemampuan jejak kaki adalah salah satu beban paling berat bagi server Pokemon Go. Karena itu, tim Niantic menghapusnya dan memilih meningkatkan fungsi fitur lain.

Hal ini belum dibenarkan secara resmi oleh pihak Niantic. Yang jelas, masih ada beberapa pembaruan lain dari versi 0.31.0 seperti berikut.

1. Avatar bisa dimodifikasi ulang dari layar profil Trainer.
2. Penyesuaian nilai cedera saat Pokemon berpindah dalam pertarungan.
3. Mempercantik animasi Gym tertentu.
4. Memperbaiki masalah penyimpanan.
5. Memodifikasi kalkulasi cedera dalam pertarungan.
6. Memperbaiki beragam bug saat Pokemon bertarung.
7. Memperbarui layar detail Pokemon.
8. Memperbarui gambar untuk medali pencapaian.
9. Memperbaiki masalah tampilan fitur lokasi.
10. Memperbaiki beberapa kesalahan teks.

Pembaruan ini tersedia di Google Play Store bagi negara-negara resmi Pokemon Go. Indonesia yang belum tercatat resmi masih harus mengandalkan versi APK-nya.

APK Pokemon Go versi 0.3.01 bisa diunduh di tautan berikut ini.

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/31/13205317/download.pokemon.go.versi.terbaru.apa.saja.bedanya.

Ini Spesifikasi Lengkap Galaxy Note 7

 Galaxy Note 7 kini memiliki fitur anti air dengan sertifikasi IP 68

Samsung akhirnya meresmikan kehadiran perangkat seri Galaxy Note terbaru lewat sebuah acara yang digelar di New York, AS, Selasa (2/8/2016). Sesuai dugaan, Samsung melewati angka “6” dan langsung menamai perangkat ini Galaxy Note 7.

Seperti layaknya seri Note, Samsung turut menyertakan Stylus S Pen. Pena penunjuk layar itu kin lebih sensitif dari sebelumnya, dan turut diperbarui dengan fitur anti-air.

Begitu pula dengan Galaxy Note 7 yang kini tahan berendam hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit (sertifikasi IP 68), sama dengan dua saudaranya yang lebih dulu muncul, Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge.

Ada juga slot kartu micro SD yang dulu absen dari Galaxy Note 5. Sarana ini sekaligus berfungsi memperluas media internal Galaxy Note 7 yang angka standarnya dipatok di 64 GB.

Jeroan lain dari Galaxy Note 7 juga dirombak agar lebih bertenaga dibanding produk sebelumnya. Sebagian komponen, seperti unit kamera dan prosesor, juga kapasitas RAM, sama dengan milik duo Galaxy S7.

Spesifikasi selengkapnya bisa dilihat di bawah.

Ukuran layar: 5,7 Inci (2.560 x 1.440)
Prosesor: Snapdragon 820 atau Exynos 8890
RAM: 4 GB
Media penyimpanan internal: 64 GB
Slot micro SD: Ada, mendukung kapasitas kartu memori hingga 256 GB
Kamera: 12 megapiksel f/1.7 dengan OIS dan LED flash, 5 megapiksel untuk kamera depan
Baterai: 3.500 mAh
Tipe konektor: USB type-C
Sistem operasi: Android 6.0 Marshmallow (bisa diperbarui ke Android 7.0 Nougat)
Fitur lain: Pemindai sidk jari, pemindai iris mata, Stylus S-Pen.

http://tekno.kompas.com/read/2016/08/03/07250047/Ini.Spesifikasi.Lengkap.Galaxy.Note.7?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khlwp

Bukan Galaxy Note 6, Samsung Luncurkan Galaxy Note 7

  DJ Koh, Samsung Electronics Mobile Chief mengenalkan Galaxy note 7 di acara peluncuran di New York, AS, Selasa (2/8/2016).


Setelah beberapa bulan menjadi perbincangan hangat, Samsung akhirnya merilis seri phablet Galaxy Note 7, Selasa (2/8/2016), di Hammerstein Ballroom, New York, AS.

Dengan demikian, tidak ada seri Galaxy Note 6 di lini phablet Samsung. Penomoran peranti ini langsung meloncat ke nomor 7 dengan alasan menyamakan dengan seri ponselnya, yakni Galaxy S7.

Dalam acara bertajuk "Samsung Unpacked" tersebut, Presiden Mobile Communications Business Samsung Electronics, DJ Koh, menjanjikan Note 7 bakal jadi perangkat paling mumpuni untuk menunjang produktivitas dan hiburan bagi masyarakat modern.

"Orang tua akan suka perangkat ini karena aman bagi anak-anak. Para anak pun akan menyukainya karena bisa aman dari orang tua mereka," kata Koh di hadapan media dan undangan, termasuk jurnalis KompasTekno, Reza Wahyudi.

Keamanan menjadi salah satu fitur kunci Note 7. Samsung menggabungkan sistem keamanan Knox miliknya dengan mekanisme pemindai retina alias iris scanner untuk menjamin privasi
pengguna selalu terjaga.

Sementara itu, keamanan fisik dari berbagai kecerobohan diantisipasi dengan fitur anti air bersertifikasi IP68. Tak cuma tersemat pada ponsel, fitur itu juga melekat pada S Pen yang merupakan aksesori pelengkap Note 7.

Kebutuhan hiburan pun diklaim terpenuhi pada penerus Galaxy Note 5 tersebut. Semua ekosistem Samsung, mulai dari headphone Gear IconX, Gear Fit 2, Samsung Pay, Gear 360, hingga Gear VR, bisa dipakai dengan Note 7.

Pengguna bisa menyaksikan video streaming berkualitas HDR pada perangkat pendukung produktivitas ini.

Spesifikasi

Dari segi spesifikasi, Galaxy Note 7 dengan layar lengkung 5,7 inci ini tak berbeda jauh dengan Galaxy S7. Jeroannya sama-sama mengandalkan chipset Snapdragon 820 untuk pasar Amerika Serikat dan Exynos bagi pasar negara lainnya.

Galaxy Note 7 mengusung memori RAM 4 GB, dipadankan bersama memori internal 64 GB. pengguna bisa memasang microSD tambahan. Slot ini sebelumnya tak tersedia pada Note 5. Kapasitas baterai Note 7 pun ditingkatkan menjadi 3.500 mAh dari yang sebelumnya 3.000 mAh pada Note 5.

Soal kamera, Note 7 mengusung sensor resolusi 12 megapiksel dengan bukaan lensa f/1,7, serta fitur OIS untuk membidik gambar stabil di tengah guncangan.

Samsung menghadirkan pilihan warna Blue Coral, Gold Platinum, Silver Titanium dan Black Onyx untuk Galaxy Note 7.

 http://tekno.kompas.com/read/2016/08/02/22445157/bukan.galaxy.note.6.samsung.luncurkan.galaxy.note.7?utm_source=RD&utm_medium=inart&utm_campaign=khiprd

Monday, February 29, 2016

Akhir 2016, Pengguna BlackBerry Tidak Bisa WhatsApp-an Lagi

BlackBerry Whatsapp
 
Penyedia layanan pesan instan WhatsApp mengumumkan akan menarik dukungannya dari 5 sistem operasi mobile, termasuk BlackBerry dan BlackBerry 10 pada akhir 2016 ini.

Hal tersebut diungkap oleh WhatsApp dalam postingan di blog resminya yang diunggah pada Jumat (26/2/2016) lalu. Adapun sistem operasi yang dimaksud adalah sebagai berikut:
  • Nokia S40,
  • Nokia Symbian S60,
  • Windows Phone 7.1,
  • Android 2.1 dan Android 2.2, dan
  • BlackBerry (termasuk BlackBerry 10)
Menurut WhatsApp, hal itu dilakukan karena pihaknya ingin fokus ke platformmobile yang masih banyak dipakai saja.

"Sistem operasi tersebut telah menjadi bagian penting sejarah kami, namun mereka tidak memiliki kemampuan yang bisa membuat kami berkembang di masa mendatang," demikian tulis WhatsApp.

WhatsApp pun menyarankan jika masih ada pengguna peranti mobile dengan sistem operasi di atas, maka sebaiknya beralih ke peranti Android, iPhone atau Windows Phone terbaru sebelum akhir 2016.

Pengguna OS BlackBerry sendiri pada akhir 2015 lalu memang semakin mengecil. Survey comScore MobiLens menyebut pengguna BlackBerry per Desember 2015 lalu tinggal 0,9 persen saja.

Bahkan menurut survey Strategy Analytics, BlackBerry telah kalah pamor dari OS Tizen, sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Samsung itu kini menjadi OS terpopuler ke-4 di dunia setelah Android, iOS, dan Windows Phone. 
 
http://tekno.kompas.com/read/2016/02/28/19130027/Akhir.2016.Pengguna.BlackBerry.Tidak.Bisa.WhatsApp-an.Lagi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kpopwp
Related Posts with Thumbnails

Entri Populer