Labels

Ajaib (105) Akhir Zaman (12) Akuntansi (1) Alam (344) Aneh (896) Anime (19) Asal Usul (175) Cerita (73) Cewek (73) Cowok (37) Design (143) Download (7) Ekonomi (28) Fakta (2345) Fenomena (80) fotografi (74) Games (4) Geografi (53) Gila (92) GO Green (58) Hebat (669) Hewan (262) Ilusi (11) Indah (268) Indonesia (197) informasi (3209) Inspirasi (126) Kamus (2) Kecantikan (79) kesehatan (607) Langka (58) lifestyle (232) Love (3) Lucu (156) Makanan (115) Mantap (448) Menakjubkan (1400) Misteri (64) Mitos (39) Movie (1) Otomotif (59) Parfum (2) Puzzle (19) Rapture (2) Relationship (81) Renungan (27) Resensi (3) Resep (3) Science (190) Seni (93) Serba 10 (442) Sport (99) Teknologi (391) Tips (768) Travel (101) Trik (471) Unik (1072) Wallpapers (1)
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Wednesday, August 3, 2016

Perjuangan 20 Tahun Kreator "Pokemon Go"

 NextShark Pendiri dan CEO Niantic John Hanke.

Kesuksesan Pokemon Go terkesan begitu instan dan terburu-buru. Hanya dalam dua pekan setelah dirilis, game mobile keluaran Nintendo itu mampu meraup pendapatan rata-rata Rp 26 miliar per hari dari fitur berbayar alias in-app purchase. Popularitasnya pun sudah mengalahkan terminologi "porno" pada mesin pencari.

Yang paling fenomenal, Pokemon Go mampu menciptakan kebiasaan baru bagi netizen. Selain selfie, netizen kini juga doyan berkeliaran di jalanan nyata untuk berburu Pokemon liar di dalam game.

Penyatuan dunia nyata dan game pada Pokemon Go dimungkinkan teknologi augmented-reality dan global positioning system (GPS). Ide brilian tersebut datang dari John Hanke yang merupakan pendiri sekaligus CEO Niantic Labs.

Niantic Labs sendiri merupakan studio game yang mengembangkan Pokemon Go, bekerja sama dengan Nintendo dan Pokemon Company.

"Saya selalu berpikir bisa membuat game keren dengan data GPS. Kita bisa bertualang di dunia nyata dalam basis game," kata Hanke.

Proses 20 tahun
Di balik kesuksesan Pokemon Go yang seakan diraih sekejap, Hanke mengalami proses jatuh bangun selama lebih kurang 20 tahun. Semua bermula pada tahun 1996, ketika Hanke masih duduk di bangku sekolah.

Kala itu ia berhasil mengembangkan game berjenis massively multiplayer online (MMO) dengan nama Meridien 59. Hanke kemudian menjual game itu kepada perusahaan konsol game 3DO. Dana yang terkumpul digunakan untuk mewujudkan ambisi utamanya mengembangkan peta digital.

Pada tahun 2000, Hanke akhirnya mendirikan perusahaan pemetaan digital 3D bertajuk Keyhole. Google melihat potensi teknologi yang dikembangkan Keyhole dan mencaplok perusahaan itu pada 2004.

Teknologi Keyhole menjadi cikal bakal Google Earth. Hanke diposisikan sebagai nakhoda dalam divisi Google Geo yang membawahkan tiga layanan, yakni Google Earth, Google Maps, dan Google Street View.

Bikin startup sendiri
Hanke berkarier di Google selama enam tahun hingga 2010. Pada satu titik, Hanke memutuskan untuk membuat startup sendiri bernama Niantic Labs yang didanai Google. Startup itu fokus menciptakan game berbasis peta sesuai dengan impian Hanke.

"Saya selalu berpikir bisa membuat game keren dengan menggunakan data geolokasi. Kita bisa merasakan petualangan nyata pada basis game," kata Hanke.

Game pertama yang diluncurkan Niantic adalah Ingress. Menurut Hanke, ide game tersebut terinspirasi dari khayalannya untuk pulang dan pergi dari rumah ke kantor Google. Sayangnya, percobaan pertama Hanke gagal di pasaran. Ingress tak mendapat penerimaan sebagaimana diharapkan.

Meski begitu, Hanke tak patah semangat. Pada 2014, ia melihat ada peluang besar dari proyek guyonan April Mop yang dibuat Google dan Pokemon Company. Saat itu antusiasme netizen memang membeludak.

Padahal, mekanisme guyonan itu simpel: netizen bisa melihat monster-monster Pokemon berkeliaran dalam Google Maps. Ide itu muncul dari staff Maps bernama Tatsuo Nomura yang belakangan menjadi Product Manager Niantic.

Ide Nomura mendapat penerimaan dari semua jajaran tim Maps. Kebetulan, staf lainnya bernama Kento Suga kenal dengan orang-orang di Pokemon Company.

Suga lah yang menjembatani hubungan Google dan Pokemon Company hingga proyek guyonan bertajuk Pokemon Challenge terealisasi. Belakangan, Suga pun bekerja untuk Hanke di Niantic sebagai Marketing Manager.

Begitu Pokemon Challenge selesai, Hanke tak menunggu lama untuk mengembangkan Pokemon Go pada tahun itu juga. Ia yakin lelucon April Mop itu bakal sukses jika dibuatkan game sungguhannya.

"Waktu itu saya dan Hanke ketemu Ishihara dan kami berdiskusi hingga tercetus ide membuat Pokemon Go," kata Nomura dalam panel diskusi ajang E3 2016 beberapa saat lalu.

Mendekati investor
Hanke sadar idenya mewujudkan Pokemon Go lewat Niantic butuh dukungan investor. Ia pun mendekati Pokemon Company dan Nintendo pada 2015. Pendekatan ke dua perusahaan itu dilakukan dengan strategi berbeda.

Pokemon Company lebih mudah didekati dengan bekal Hanke sebagai pekerja Google yang bersinggungan langsung dalam proyek April Mop pada 2014. Jodoh Hanke dan Pokemon Company diperkuat karena CEO Pokemon Company Tsunekazu Ishihara adalah gamer sejati Ingress.

Komunikasi di antara mereka terjalin lebih santai. Pokemon Company pun mengucurkan dana dan merestui langkah Hanke membuat Pokemon Go.

Sementara itu, pendekatan ke Nintendo lebih didasari kesamaan visi. Saat itu almarhum Satoru Iwata masih menjabat CEO Nintendo. Ia berdiskusi dengan Hanke dan keduanya memiliki cita-cita serupa, yakni memungkinkan masyarakat beranjak dari kursinya dan berpindah tempat saat bermain game.

"Mereka (Iwata dan Hanke) sama-sama setuju bahwa game harus menjadi sesuatu yang membuat keluarga bermain bersama, serta mengoneksikan orang-orang. Ini meninggalkan kesan yang kuat pada saya," kata neuroscientic Jepang, Ryu Kawashima. Ia dikenal atas kemunculannya di serial video Brain Age untuk Nintendo DS dan Nintendo 3DS.

Di tengah kesulitan bisnis Nintendo menghadapi penurunan penjualan konsol game, perusahaan Negeri Sakura itu akhirnya percaya kepada Niantic dalam upaya mewujudkan Pokemon Go.

Hanke mengumpulkan dana 25 juta dollar AS atau Rp 328 miliar dari Google, Nintendo, Pokemon Company, dan investor lain untuk membentuk tim Pokemon Go. Ada sekitar 40 orang yang menjadi anggota tim.

Mendobrak stereotipe
Hanke pun akhirnya mewujudkan cita-citanya bersama Iwata. Citra gamer yang biasanya lekat dengan gaya hidup tak sehat kini bergeser pelan-pelan. Setidaknya, pemain Pokemon Go tak bisa berjam-jam diam dalam rumah, lupa makan, dan lupa bersosialisasi karena terlarut dalam game.

Hanke merancang Pokemon Go untuk memaksa gamer bergerak ke sana kemari dengan cara menyenangkan, yakni mencari monster-monster virtual di dunia nyata. Gerakan fisik pemain pun dibayar dengan temuan Pokemon dan item-item bermanfaat yang tersebar pada titik-titik Pokestop.

Selain mendorong gamer agar bergerak, Hanke juga ingin mengajak pemain untuk mengeksplor lingkungan sekitar. Dengan begitu, pemain bisa terus belajar dan mendapat pencerahan dari hal-hal yang terjadi di sekeliling.

Terakhir, Hanke berharap para pemain Pokemon Go bisa berkenalan dengan sesama komunitas pemain. Hal itu bisa terjadi saat sama-sama hendak mencari Pokemon di jalan, lalu berlanjut mengobrol hal-hal lainnya.

Pokemon Go resmi meluncur pada 6 Juli 2016 di AS, Australia, dan Selandia Baru. Meski baru hadir resmi di tiga negara, netizen negara lain bisa turut memainkan Pokemon Go.

Mereka menggunakan beberapa trik, antara lain dengan membuat akun Apple di tiga negara resmi atau mengunduh APK bagi pengguna Android.

Popularitas Pokemon Go berhasil meningkatkan nilai saham Nintendo hingga lebih dari 50 persen. Nilai perusahaan pun naik menjadi 12 miliar dollar AS atau sekitar Rp 157 triliun.

Dengan ini, ketelatenan dan fokus Hanke pada game berbasis GPS nyatanya tak sia-sia. Entah apa lagi ide "gila" Hanke yang bakal menjadi tren global selanjutnya.

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/22/20080057/perjuangan.20.tahun.kreator.pokemon.go.?utm_source=RD&utm_medium=inart&utm_campaign=khiprd

Friday, November 28, 2014

Balas Budi, Miliader Bangun Apartemen Mewah Warga Satu Desa

Xiong Shuihua masih teringat masa kecilnya di Desa Xiongkeng, Xinyu. Puluhan tahun silam, hidupnya sama-sama susah, seperti kebanyakan warga di wilayah selatan China itu. Namun satu hal yang masih melekat di benaknya, hampir seluruh warga di desa itu berbuat baik terhadap keluarganya.

Memori itu pula yang menggerakkan hatinya. Pria 54 tahun yang menjadi miliader setelah sukses dengan industri baja itu berniat membalas budi warga di sana. Dia ingin memberikan tempat inggal yang layak untuk warga yang dulu merawat baik keluarganya.

Dikutip Dream dari laman Daily Mail, Kamis 27 November 2014, Shuihua membuldoser pondok-pondok kayu yang sudah reot. Dia mengganti rumah-rumah penduduk itu dengan sebuah apartemen mewah. Jalanan berlumpur pun diaspal halus. Semuanya gratis untuk warga.

Kini, wajah desa itu benar-benar berubah. tak ada lagi gubug reot yang dihuni warga seperti lima tahun lalu. Semuanya sudah disulap mejadi apartemen mewah. Sebanyak 72 keluarga bisa menikmati apartemen itu.


Quote:Apartemen yang dibangun Shuihua

Shuihua juga membangun vila bagi 18 keluarga yang memiliki `kebaikan khusus` kepadanya. Vila-vila mewah itu dibangun dalam sebuah proyek bernilai 4 juta pounsterling atau sekitar Rp 76,8 miliar. Fantastis.

Setelah membangun tempat tinggal penduduk satu desa, Shuihua juga berjanji memberikan makanan tiga kali sehari untuk kaum manula dan penduduk miskin. Sehingga warga Desa Xiongkeng itu tak lagi takut kelaparan. Semua kebutuhan perut mereka telah dijamin oleh putra desa budiman ini.

Spoiler for show:

Quote:Lansia dapat makan gratis
Spoiler for show:

Quote:Shuihua menjadi miliader setelah memulai bisnis konstruksi. Belakangan, dia turut serta dalam industri baja. Dan usahanya itu kini lancar. Pundi-pundi uangnya pun semakin menumpuk.

“Saya mendapat lebih banyak uang dan kemudian saya tahu apa yang harus saya lakukan dan saya tidak ingin melupakan akar saya,” tutur Shuihua.

Quote:Vila yang dibangun Shuihua
Spoiler for show:

Quote:“Saya selalu membayar utang saya, dan ingin memastikan orang-orang yang membantu saya, ketika saya masih muda dan keluarga saya, sudah dibayar kembali,” tambah dia.

Seorang lansia Desa Xiongkeng, Qiong Chu, mengatakan, “Saya ingat orang tuanya. Mereka orang baik hati yang sangat peduli kepada orang lain, dan ini bagus sekali bahwa anak mereka mewarisi itu,” tutur pria berusia 75 tahun itu.



Spoiler for SUMBER:
http://www.dream.co.id/orbit/balas-budi-miliader-bangun-apartemen-mewah-warga-satu-desa-141127y.html


http://www.kaskus.co.id/thread/547816a3bdcb17ae3c8b4567/?ref=homelanding&med=hot_thread

Saturday, October 5, 2013

Filosofi Permainan Catur Dalam Kehidupan !



Pasti Facters tahu dong permainan catur dan mungkin diantara Facters hobi memainkannya. Ya, catur merupakan permainan diatas papan persegi yang dimainkan oleh 2 orang. Permainan ini dimenangkan jika salah satu pemain dapat memakan raja dari lawannya (kata “makan disini bukan dalam artian di telen ya gan).

Tapi tahu gak sebenernya permainan catur ini memiliki filosofi dan kalau kita dapat menerapkannya sangat berguna untuk kehidupan kita.

Spoilerfor Filosofi Permainan Catur:




Quote:SEJARAH

Tidak ada yang tahu pasti dari mana permainan catur berasal menurut Wikipedia sih pertama kali ditemukan di masyarakat Persia dan Arab namun ada beberapa bukti yang mengarah kalau catur itu berasal dari mesir. Kata “catur: berasal dari bahasa sansekerta yaitu “chaturangga” yang berarti empat. Konon di India permainan ini dimainkan oleh 4 orang, tidak seperti permainan catur sekarang yang hanya dimainkan oleh 2 orang.

Permainan ini kemudian menjadi populer di Eropa. Dan, pada akhir abad 15, permainan ini lolos dari daftar permainan yang dilarang Gereja. Pada abad modern mulai lahir buku-buku referensi catur, kemudian penggunaan jam catur, serta sejumlah aturan permainan dan pemain-pemain hebat.




Quote:

FILOSOFI



Catur memiliki banyak filosofi yang dapat ditemukan dari elemen permainan catur seperti papan+bidak, aturan, dan pemain.


PAPAN dan BIDAK



Arena permainan catur terdiri dari papan dengan 64 kotak hitam-putih. Setiap bidak (hitam atau putih) memiliki arena permainan yang terbatas dan sama besar. Setiap bidak dilarang keras keluar dari arena permainan sebelum ajal menjemput (mati dimakan bidak lawan -red). Kecuali kamu emosi, trus bidaknya kamu jejalkan ke mulut lawanmu hingga dia mati tersedak (serem banget ya gan). So, mari berjuang sampai titik darah penghabisan, merdeka!

Dalam permainan catur terdapat dua jenis bidak, hitam dan putih. Bidak tersebut terdiri dari: raja, patih/ratu, benteng, kuda, seluncur/menteri, dan pion. Raja dan ratu hanya ada 1, pion ada 8 (identik dengan pasukan infantri alias pasukan berani mati alias kacung alias kroco), dan sisanya berjumlah 2. Tentunya setiap pemain memiliki jumlah bidak yang sama.

Dari uraian diatas, kita dapat mengambil salah satu filosofi catur: adil. Analoginya setiap pemimpin harus memiliki jiwa keadilan yang tinggi. Tetap sportif dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Sifat adil inilah yang akan menentukan keadlian berkompetisi. Keadilan akan membuat kompetisi berjalan fair play dan menarik.

ATURAN



Permainan apapun pasti memiliki peraturan karena jika tidak ada peraturan maka para pemain bisa bertindak seenaknyaa. Permainan catur adalah permainan yang sangat taat aturan. Contohnya: bidak yang boleh keluar arena hanyalah bidak yang sudah mati, setiap jenis bidak punya langkahnya masing-masing (kuda: L, benteng: lurus, menteri diagonal, pion: satu langkah maju, ratu: bebas, raja: bebas tapi hanya satu langkah), setiap pemain pun bergantian mendapat giliran langkah yang sama. Adil bukan?

Catur memang permainan yang sarat dengan aturan. Sifat aturan adalah mengikat. Yang tidak mau ikut aturan: tidak usah main! Jadi bagi agan dan sista yang ngeyel bikin peraturan sendiri tidak boleh mengganggu permainan orang lain. Apalagi dengan cara paksa menjejalkan papan catur kepada mulut yang bersangkutan.

Nah aturan main ini adalah saudara kandung dari kompetisi. Kompetisi yang baik adalah kompetisi yang aturan mainnya jelas, mengikat, dan adil. Kompetisi akan berjalan ketat dan menarik apabila aturan benar-benar ditaati pemain. Aturan ini yang akan mengikat dan membatasi pemain selama berkompetisi. Agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan sportivitas. Ingat DNA adil ada disetiap pemimpin terkemuka dunia. Kayaknya para pembuat aturan di negeri ini lebih perlu main catur ketimbang main studi banding.

PEMAIN



Pemain adalah kunci utama permainan. Player is everything. Papan catur yang terbuat dari emas, bidak-bidak dari kristal, dan aturan yang ditulis diatas sertifikat tanah bermetrai satu milyar pun tidak ada gunanya apabila pemain yang ada tidak taat aturan.

Pemain yang berhasil memenangkan permainan atau kompetisi disebut pemenang. Pemenang pasti memiliki kompetensi dan memimpin perolehan nilai lebih tinggi dibanding yang kalah. Pemenang adalah pemimpin yang memiliki nilai paling tinggi. Pemenang yang sejati adalah pemenang yang lebih unggul dalam strategi dan tetap taat pada aturan main.





Quote:Selain dari filosofi diatas, ada beberapa filosofi yang masih dimiliki catur yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari

1. “jangan pernah meremehkan orang meski orang tersebut kelihatan tidak berarti”……… filosofi ini dapat kita ambil dari sebuah pion, kelihatan biasa dan tak berarti, sering dipandang sebelah mata, dan sering diremehkan perannya dalam permainan. Namun jika mampu melewati segala rintangan dan sampai di titik terujung (titik awal di bidang permainan lawan) akan mampu berubah menjadi bidak yang jauh lebih kuat seperti benteng bahkan ratu sekalipun .



Sama halnya dengan kehidupan kita, walaupun kita “kecil” tetapi jika berusaha dan kuat menghadapi cobaan yang ada hingga akhir, nanti kita bisa menjadi sesuatu yang “besar”

2. Dalam permainan catur posisi skak adalah posisi dimana kita terjepit untuk melangkah, diperlukan strategi dan keputusan yang jitu untuk tetap bisa melanjutkan permainan dan bahkan membalikan keadaan.



Dalam kehidupan hal ini dapat diartikan seperti keadaan membuat kita terjepit dan dihadapkan pada pilihan yang sulit sehingga kita harus mengambil keputusan yang benar-benar matang. Dibutuhkan kejelian untuk melewati masa-masa sulit ini dan menentukan langkah selanjutnya dalam hidup. Menentukan solusi jitu untuk keluar dari masa sulit dalam hidup ini ibarat permainan catur dalam posisi skak.

3. Dalam permainan catur terkadang kita harus mengorbankan bidak yang kita miliki. Tentu saja berkorban untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar jangan sampai mengorbankan sesuatu, namun mendapatkan hasil yang lebih kecil dari apa yang kita korbankan. Tentu saja dengan perhitungan yang matang, tidak asal berkorban.



Sama halnya dalam kehidupan, kita terkadang harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih besar. Jangan sampai mengorbankan sesuatu namun mendapatkan hal yang lebih kecil dari yang kita korbankan. Hal ynag kita terima dari pengorbanan itu harus sebanding atau bahkan melebihi apa yang kita korbankan.

4. Dalam permainan catur, tujuan kita adalah memenangkan permainan dengan mengalahkan raja. Namun untuk mengalahkan raja dibutuhkan langkah yang panjang, dan setiap langkah harus dipikirkan dengan matang.



Dalam kehidupan pun kita pasti memiliki tujuan hidup dan untuk mencapainya dibutuhkan strategi dan langkah yang panjang dan dengan penuh pertimbangan, tidak boleh hanya berfikir untuk hari ini saja. Harus berfikir untuk masa depan yang mungkin masih jauh, karena apa yang kita lakukan pada hari ini akan sangat menentukan hasil yang kita dapatkan nantinya.

5. Dalam catur ada posisi yang namanya skakmat. Saat menghadapi skakmat kita akhirnya kalah, namun kita tidak boleh menyerah dan berusaha memenangkan pertandingan berikutnya.



Dalam dunia nyata juga ada yang namanya skakmat, seperti usaha gulung tikar dan sebagainya. Jika bangkrut maka kita harus belajar dari pengalaman masa lalu, tanpa putus asa hingga bisa bangkit kembali.

6. Catur adalah satu kesatuan dimana antara posisi yang satu dan lainnya memiliki ikatan yang kuat. Sehingga di dalam hidup sehari hari kita butuh orang lain dalam melangsungkan hidup kita. Tanpa orang lain kita tidak dapat hidup sendirian.



7. Dalam permainan catur, tercermin kepribadian sang pemain. Bagaimana langkah yang kita ambil selama permainan menentukan kepribadian kita. Apakah cenderung menyerang namun beresiko mudah dikalhkan, atau bertahan menunggu situasi yang tepat, atau dinamis dengan menyerang dan bertahan jika diperlukan.



Jika permainan melulu bertahan dan pasif, mengindikasikan karakter pemain adalah orang yang tenang, cenderung mengikuti arus, nrimo, apa saja yang ada itulah yang diterima. Ada tipe pemain yang menyerang. Ini menunjukkan seorang berkepribadian yang dinamis, kreatif dan penuh perjuangan. Cuma ada perbedaan kecil pada tipe pemain seperti ini, ada yang sembrono, cepat bertindak tapi kurang perhitungan, sehingga resiko sangat besar untuk gagal. Sedangkan bagian yang lain, walaupun dinamis dan kreatif, tetapi tetap waspada dan menghitung langkah dengan seksama, ini yang lebih baik. Berani berkreasi dan aktif dalam membuat terobosan, tetapi juga berhati-hati dalam menguji inisiatif tersebut.



Spoilerfor Keistimewaan Bidak Kuda :

Ada sebuah bidak dalam permainan catur yang menurut ane memiliki keistimewaan lebih, dia lah bidak Kuda "The Knight". Mengapa ?

Tidak seperti halnya Ratu (beberapa orang menyebut Perdana Menteri) yang memiliki jangkauan yang seolah tidak terbatas karena dapat bergerak secara diagonal, vertikal, ataupun horisontal, Kuda hanya bisa berjalan membentuk huruf "L". Namun hal inilah yang membuatnya unik dan berbeda diantara yang lain.

Kuda memiliki suatu kelebihan yang tidak dimiliki bidak-bidak yang lain bahkan Ratu sekalipun, yaitu kemampuan melompati bidak yang lainnya. Gerakan Kuda Catur sangat flexibel dan berbeda dengan bidak catur lain yang harus "memakan" bidak catur lain yang menghalangi jalan mereka untuk dapat terus bergerak. Kuda Catur bisa menembus barikade yang belum tentu bisa dilewati oleh punggawa-punggawa catur lainnya.

Kuda catur memang tidak memiliki kemampuan sehebat Ratu dan Benteng dalam permainan catur, namun kekuatan yang terbatas itu seakan diimbangi dengan kelebihan yang sepadan yang tidak dimiliki bidak lainnya.

Seperti kuda catur, ada banyak hal yang berbeda dan unik di dalam cerita kehidupan. Main Point yang bisa kita ambil dari bidak catur adalah "kita tidak harus menjadi orang yang paling hebat untuk bisa sukses, namun yang paling penting adalahbagaimana kita menjadi orang yang spesial". Individu belajar untuk bisa menjadi spesial, sama spesialnya seperti kuda Catur.
"Real Power Does Not Hit Hard, But Straight To The Point"



Itulah beberapa filosofi dari permainan catur yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin banyak diantara kita yang hanya memainkan permainan ini tanpa menyadari bahwa permainan catur merefleksikan kehidupan kita. 
 
http://www.kaskus.co.id/thread/51d96b411bcb17ea7e00000c

Wednesday, March 14, 2012

[Real Story - Inspiratif - Mengharukan] Cinta Seorang Suami

Spoiler for Cinta Seorang Suami:
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.

Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkimpoianku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.

Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”

“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.

Spoiler for Lanjut...:
Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.

Istriku Liliana tersayang,

Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”

Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”

Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”

Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”

Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku.

Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

Sumber :

http://bundaiin.blogdetik.com

Tuesday, March 6, 2012

KARENA KAMU ADALAH TULANG RUSUK-KU

Dada ini longar bila tanpa penyangga, dada ini akan terasa terhimpit bila tulang yang ada tak mampu mempu menopang desah nafas. Itulah tulang rusuk, tulang rusuk suami ada pada istri dan istri sebagai penopang kehidupan suami. Tak lantas beramarah bila rusuk itu kemudian susah untuk diluruskan, dan tak harus jenggah bila suami tak jua segera meluruskan. Yang dibutuhkan adalah pengertian, kesabaran dan saling memberi waktu untuk mengerti. Itulah hakikat cinta sejati pasangan suami-istri

Karena Kamu Tulang Rusukku

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.
Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak,

"Kamu nggak cinta lagi sama aku!" Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak,

"Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!" Tiba-tiba Dara menjadi terdiam ,

Berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing."

Lima tahun berlalu. Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya. Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara. Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
"Good bye...."

Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"


sumber : dari seorang teman di pesbuk ..

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13414404

Friday, January 27, 2012

Inspirasi tentang Kehidupan

Quote:
Seorang pria mendatangi Sang Guru, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apa pun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati saja.

“Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.” “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, Sang Guru meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu dinamakan Alergi Hidup.”

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit.


Quote:
Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng.
Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini?

Kita tidak menyadari sifat. kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa, dan menderita.

“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku,” kata Sang Guru.

“Tidak Guru, tidak! Saya sudah betul-betul bosan. Saya tidak ingin hidup,” pria itu menolak tawaran sang guru.

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?” “Ya, memang saya sudah bosan hidup.” “Baiklah, kalau

begitu maumu. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok petang. Besok malam kau akan mati dengan tenang.”

Giliran pria itu jadi bingung. Setiap guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat

hidup. Yang satu ini aneh. Ia malah menawarkan racun. Tetapi karena ia memang sudah betul-betul jemu, ia menerimanya dengan senang hati.


Quote:
Sesampai di rumah, ia langsung menenggak setengah botol”obat” dari Sang Guru. Dan… ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.. . Begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu,ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir.

Pikir-pikir malam terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai

banget! Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, “Sayang, aku mencintaimu. “

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya dan ia tergerak untuk melakukan jalan pagi. Pulang ke rumah setengah jam kemudian, ia melihat istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya.

Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istri pun merasa aneh sekali.

Selama ini, mungkin aku salah, “Maafkan aku, sayang.”
Quote:
Di kantor, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Boss kita kok aneh ya?” Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap perbedaan pendapat.

Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang ke rumah petang itu, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, ”Pa, maafkan kami semua. Selama ini Papa selalu stress karena perilaku kami.”

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali.Seketika hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum? Ia mendatangi Sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, Sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, “Buang saja botol itu. Isinya air biasa kok. Kau sudah sembuh!

Jika kau hidup dalam kekinian, jika kau hidup dengan kesadaran bahwa engkau bisa mati kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Hilangkan egomu, keangkuhanmu. Jadilah lembut,selembut air, dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah jalan menuju ketenangan. Itulah kunci kebahagiaan. “
Quote:
Pria itu mengucapkan terima kasih, lalu pulang untuk mengulangi pengalaman sehari terakhirnya. Ia terus mengalir. Kini ia selalu hidup dengan kesadaran bahwa ia bisa mati kapan saja.´Itulah sebabnya, ia selalu tenang, selalu bahagia!

Tunggu...
Kita semua SUDAH TAHU bahwa kita BISA MATI KAPAN
SAJA.

Tapi masalahnya:
Apakah kita SELALU SADAR bahwakita BISA MATI KAPAN
SAJA?

Tuesday, January 17, 2012

7 Jenis Motivasi: Mana Yang Menginspirasi Anda?


Quote:
Quote:
Motivasi bisa dianggap sebagai dorongan untuk melakukan sesuatu. Motivasi bisa bertindak sebagai bahan bakar yang memberikan Anda kekuatan untuk mewujudkan impian. Motivasi dapat membuat orang biasa melakukan tugas-tugas yang luar biasa. Individu yang berbeda merasa termotivasi melalui cara yang berbeda pula. Beberapa orang menyukai penghormatan dan memperoleh motivasi dari itu, sementara yang lain memakai uang sebagai faktor yang memotivasi. Motivasi diperlukan dalam profesional juga dalam kehidupan berkeluarga.

Kita mungkin tidak menyadari betapa banyak teknik motivasi yang bisa digunakan untuk memotivasi rekan kerja, karyawan, anak-anak, diri sendiri bahkan pasangan hidup kita, untuk membuat perubahan atau untuk “berjalan” pada arah yang benar. Berbagai jenis motivasi tentunya untuk berbagai jenis orang, yang pada dasarnya terdapat 7 jenis motivasi, seperti termuat dalam Lifemojo.
Quote:
Quote:

Code:
1. Motivasi prestasi
Orang dengan tipe motivasi ini fokus pada pencapaian tujuan. Motivasi ini membentuk dasar bagi kehidupan yang baik, memberikan motivasi kepribadian dinamis dan menghormati diri sendiri. Orang biasanya menetapkan target yang dicapai tidak terlalu sulit dalam pencapaian. Dengan melakukan ini, mereka memastikan melakukan tugas-tugas yang bisa mereka capai.
Quote:
Code:
2. Motivasi peningkatan diri.
Jika Anda tidak mendapatkan motivasi dari luar, temukan motivasi dari diri sendiri. Motivasi diri adalah kemampuan untuk memenuhi keinginan, harapan, atau tujuan tanpa dipengaruhi oleh orang lain. Motivasi diri penting untuk mencapai kesuksesan dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi. Menurut hirarki kebutuhan Maslow, orang memiliki kebutuhan manusia diatur dalam tangga lima langkah. Sebelum lebih tinggi tingkat kebutuhan diaktifkan, tingkat kebutuhan lebih rendah harus dipenuhi. Dalam urutan, kebutuhan bersifat fisiologis, keamanan, sosial, harga diri, dan aktualisasi diri.
Quote:
Code:
3. Motivasi ekstrinsik.
Bentuk motivasi yang memanifestasikan dirinya positif serta negatif. Motivasi positif muncul dalam bentuk hadiah atau mengobati, dan dapat dinyatakan dalam arti negatif dengan cara memeras atau mengancam. Motivas ekstrinsik berlaku pada kedua kasus dan efektif.
Quote:
Code:
4. Motivasi takut.
Ketakutan juga merupakan salah satu motivasi. Kita “takut” mengemudi di sisi jalan yang salah. Kita takut berjalan terlalu dekat dengan tepi tebing. Kita takut bahan kimia beracun. Ketakutan ini memotivasi kita untuk membuat keputusan yang baik soal keselamatan kita. Tapi jangan biarkan menjadi kebiasaan yang dapat mengendalikan kita. Jika kita tidak bisa melawan dengan cara positif, lakukan secara kreatif.
Quote:
Code:
5. Motivasi investasi.
Penting untuk menginvestasikan diri secara fisik, emosional, dan finansial dalam suatu tugas. Semakin diinvestasikan dalam suatu tugas, semakin besar kemungkinan ia akan mampu melakukan pekerjaan dengan baik dan lengkap. Contohnya, jika mimpi menjadi seorang penyanyi, ia harus memiliki komitmen togal dalam mencapai tujuan ini. Ia perlu bekerja keras pada apa yang ingin dicapai.
Quote:
Code:
6. Motivasi sosial.
Banyak orang menganggap kehidupan sosial mereka sebagai motivasi terbesar mereka. Teman-teman mereka adalah motivator terbaik mereka. Ide untuk diterima di antara sekelompok orang adalah motivasi untuk mencapai tujuan hidup. Penelitian menunjukkan bahwa siswa cenderung dipengaruhi motivasi sosial untuk melakukan tugas-tugas seperti itu untuk menyenangkan orang-orang yang mereka kagumi atau hormati.
Quote:
Code:
7. Motivasi sikap.
Jika Anda berpikir positif, Anda bisa mencapai hal-hal yang kadang dianggap tidak realistis oleh orang lain. Sikap positif membantu Anda membangun hubungan yang kuat dan tetap termotivasi. Jika Anda memiliki tujuan dalam pikiran namun kurang motivasi, cobalah miliki sikap positif. Ini akan menaikkan motivasi Anda sendiri.
Quote:
Motivasi bisa datang dari orang yang Anda cintai, teman sebaya, guru, atau dari teman di komunitas. Tapi tahukah Anda siapa motivator terbesar? Anda sendiri! Anda adalah orang yang memiliki tujuan dalam pikiran dan Andalah yang harus mewujudkan mimpi. Orang yang dekat dengan Anda dan objek dari keinginan Anda hanya memberikan masukan inspirasi bagi Anda. Sisanya tergantung pada Anda dan tindakan Anda.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12526503

Monday, December 19, 2011

Prinsip Sukses dari Chairman Perusahaan Raksasa Virgin Group, Richard Branson

Spoiler for Profil:



Sir Richard Charles Nicholas Branson (lahir di Blackheath, London, 18 Juli 1950; umur 61 tahun) adalah seorang industrialis asal Inggris, yang dikenal karena telah mendirikan 360 perusahaan di bawah bendera Virgin Group.

Branson sukses mendirikan bisnis pertama kali pada umur 16 tahun, ketika ia mempublikasikan sebuah majalah bernama Student.[1] Ia mendirikan sebuah bisnis audio record mail-order di tahun 1970. Pada 1972, ia membuka ritel toko kaset, Virgin Records, yang kemudian menjadi Virgin Megastores. Merek Virgin yang diciptakan Branson tumbuh dengan pesat pada tahun 1980-an setelah ia mendirikan Virgin Atlantic Airways dan melakukan ekspansi untuk Virgin Records.

Saat usianya 20 tahun, Richard Branson mendirikan Virgin sebagai sebuah pengecer rekaman, lalu berkembang menjadi studio rekaman. Di studio inilah artis Virgin pertama, Mike Oldfield, merekam Tubular Bells. Album ini terjual lebih dari 5 juta kopi! Sejak saat itu, banyak nama populer, termasuk Belinda Carlisle, Genesis, Phil Collins, Janet Jackson, dan The Rolling Stones telah membantu menjadikan Virgin Music sebagai salah satu di antara enam perusahaan rekaman terbesar dunia.

Di bawah kendali Branson, Virgin kini berkembang menjadi perusahaan raksasa; mulai dari megastore musik internasional, maskapai penerbangan, hingga bisnis dalam bidang seluler, keuangan, eceran, internet, minuman, kereta api, hotel, dan tempat pelancongan, dengan sekitar 200 perusahaan di lebih dari 30 negara.Sebagai salah satu tokoh paling disegani di dunia, Richard Branson dikagumi karena sikapnya yang tidak menutup diri dan percaya diri.

Pada tahun 1987, ia menyeberangi Samudera Atlantik dengan balon udara. Pada Desember 1999, ia dianugerahi gelar bangsawan dari Ratu Inggris atas jasa-jasanya dalam pengembangan entrepreneurship.

Richard Branson adalah orang terkaya ke-261 menurut daftar orang terkaya 2009 versi Forbes, dengan estimasi kekayaan £2.6 miliar (US$3.9 miliar).
Spoiler for Virgin Group:

Spoiler for list perusahaan:



Nih ini prinsip-prinsip beliau nih.
1. Kerjakan Saja
Quote:
Percaya bahwa apa pun dapat dikerjakan, tetapkan Sasaran. Nikmati hidup sepenuh mungkin. Jangan pernah menyerah. Buat persiapan sebaik mungkin
percaya kepada diri sendiri. Saling membantu
"Andai ada sesuatu yang sungguh ingin anda perbuat, kerjakan saja. Apapun sasaran anda, anda tak akan pernah berhasil kecuali anda membuang rasa gentar anda"
2. Bersenang-senanglah
Quote:
Bersenang-senanglah, tapi sambil kerja keras maka uang akan datang. Jangan buang waktu, samabar peluang di depan anda. Ambil sikap positif dalam hidup. Apabila tidak menyenangkan, tinggalkan.
"Bersenang-senanglah dalam kehidupan pribadi anda, maka anda akan lebih bahagia dan menikmati hidup anda, dan akhirnya pekerjaan anda juga"
3. Jadilah Pemberani
Quote:
Pertimbangkan resiko yang baru diambil. Percaya kepada diri sendiri. Kejar cita-cita dan sasaran anda. Jangan mudah menyesal. Beranilah dan jangan ingkar janji.
"jangan sekali-kali menengok ke belakang. Anda tidak dapat mengubah masa lalu. Banyak orang mempunyai sasaran lebih anggun. Akan tetapi apa pun hasrat anda, berjuanglah untuk meraihnya. Selalu siap menanggung resiko dan berhati-hatilah karena resiko itu terlalu acak dan sulit diramalkan, tetapi ingat andai anda memilih hidup yang aman, anda tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya meraih kemenangan."
4. Tantang Diri Sendiri
Quote:
Arahkan bidikan anda tinggi-tinggi. Cobalah hal-hal baru. Selalu mencoba dan tantang diri sendiri.
"tantangan adalah inti dan pegas utama semua kegiatan manusia. Ketika bertemu lautan, kita menyebranginya. ketika ada penyakit, kita mencari obatnya. Ketika ada yang salah, kita membetulkannya. Ketika ada rekor, kita memecahkannya. Dan ketika ada gunung, kita mendakinya."(James Ullman)

5. Berdiri di atas kaki sendiri

Quote:
Bergantung pada diri sendiri. Kejar cita-cita anda, namun hiduplah di dalam dunia nyata. Jalin kerja sama.
"Saya percaya kepada diri sendiri. Saya percaya kepada tangan-tangan yang bekerja, otak-otak yang berpikir, dan hati yang berbela rasa"

6. Nikmati setiap detik anda

Quote:
Cintailah hidup dan nikmati sebanya-banyaknya. Nikmati setiap saat dan lakukan perenungan. Jadikan setiap detiknya berharga dan jangan mudah menyesal.
"Banyak orang yang selalu memandang ke depan dan mereka tak pernah tahu yang baru saja mereka jalani. Saya tahu sasaran itu penting, uang juga penting. Akan tetapi pada dasarnya uang hanya sarana, bukan tujuan itu sendiri. Dan yang terjadi pada detik-detik ini sama penting dengan yang anda rencanakan untuk masa depan."
7. Hargai teman dan keluarga
Quote:
Dahulukan keluarga dan kelompok. Selalu setia dan hadapi masalah secara langsung. Uang untuk memungkinkan sesuatu terjadi. Pilihlah orang yang tepat dan hargai bakat.
"Andai orang bertanya-tanya tentang apa yang paling saya percayai di atas segala-galanya, saya akan menjawab keluarga. Bahkan meskipun saya telah diajari untuk berdiri di atas kaki sendiri, tanpa keluarga dan teman yang loyal saya akan jatuh"
8. Bersikap Hormat
Quote:
Bersikap sopan dan hormat. Kerjakan yang benar saja dan pertahankan terus nama baik. Jujur dalam urusan apapun.
"Jujurlah dalam setiap urusan anda. Jangan menipu tetapi tetap berjuang untuk meraih kemenangan. Jangan pernah mengerjakan sesuatu yang membuat kita tidak bisa tidur nyenyak."
9. Berusaha berbuat baik
Quote:
Ubahlah dunia, bahkan meskipun hanya sedikit. Perbuatlah sesuatu yang berbeda demi orang lain. Jangan merugikan orang lain. Selalu percaya dapat mengerjakan sesuatu untuk menolong.
"Saya berharap kami dapat terus mengubah dunia ke arah dunia yang lebih baik."
Spoiler for sumber:


Richard Branson Success Stories
Quote:
Richard Branson dilahirkan pada tahun 1950 di Blackheath, London. Disekolah branson menonjol dalam atletik, tapi menderita disleksia ringan dan terseok seok secara akademis. “Siapa yang peduli ejaan buruk saya tersebut,” begitu sikapnya. Sampai cedera lutut menghancurkan peluangnya menjadi bintang olahraga. Dia akhirnya menghabiskan banyak waktu di perpustakaan . Disana dia memimpikan berbagai ide bisnis.

Skema pertama Branson yaitu menjual pohon-pohon natal dan burung budgerigar,tetapi tidak berhasil. Namun akhirnya dia menemukan sebuah ide yang akhirnya sukses.Sambil terus berjuang dengan pelajarannya,Branson menciptakan majalah student. Ini di tahun 1960 an,dimana kesadaran para siswa meningkat. Pada tahun 1967 , dari bilik telepon dekat sekolahnya, dia menjual cukup kolom iklan untuk menerbitkan edisi pertamanya. Dia mendorong operator telepon untuk menghubungkannya dengan calon-calon klien, membuatnya seolah-olah dia memiliki sekretaris. Dia menyelesaikan kuliahnya dan pergi ke London dimana majalahnya itu laris manis, menarik orang-orang hebat untuk di wawancarai. (Mick jagger), para kontributor(James Baldwin), Serta para ilustrator dan juru-juru photo hebat. Pada saat itu kepala sekolahnya meramalkan Bradson akan masuk penjara atau menjadi Jutawan.

Branson mengatakan dirinya menjadi wirausahawan karena tidak ada pilihan lain, harus menghasilkan cukup uang agar Student tetap terbit. Kapital awal dari ibunya senilai 7 dollar AS ( terhitung besar baginya) telah habis di gunakan. Dari kantor pusatnya berupa kamar kos penuh sesak di London, Branson mendapat gagasan untuk menjual piringan hitam dengan harga diskon lewat pos dan dapat di pesan melalui Student. Dia menyadari potensi besar menguntungkan di tengah kaum Imuda Inggris yang gila musik. Usaha ini di berinya nama Virgin Mail order, karena usahanya itu di jalankan oleh dirinya yang masih ” perawan dalam hal bisnis “, dan merk itu pun lahir.

Toko Virgin record pertama menyusul tidak lama kemudian pada 1971 di Oxford street, London Inggris. Lalu sebuah studio rekaman Virgin di bangun di Oxfordshire dan Virgin records di luncurkan pada 1973. Dalam kurun waktu 2 dekade berikutnya , label ini menaungi band- band seperti Mike Oldfield (yang membuat branson memberikan Bransom sejuta pertamanya dengan merekam lagu ” Tubular Bells”), Sex Pistols , Phil Collisns, Boy George , dan Janet Jackson.

Sepanjang karir nya , Branson selalu mencari lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan virgin, khususnya di area dimana bisnis lain di pandang ” terlalu gemuk dan nyaman ” area-area dimana virgin dapat masuk dan menawarkan diskon. Kini di perkirakan ada 250 perusahaan di bawah merk Virgin. Kebanyakan di miliki secara pribadu , usaha usaha ini mencakup telepon seluler , maskapai penerbangan , layanan vinansial , sebuah agen modeling , layanan pernikahan , anggur , kosmetik , minuman ringan dan toko musik besar. Majalah forbes menggambarkan Branson sebagai seorang kapitalis yang senang membuat usaha, menggunakan dana dari perusahaan-perusahaannya yang sudah mapan untuk membuat perusahaan baru, memanfaatkan reputasi virgin untuk memulai usaha - usaha baru tersebut.
sumber : http://successbusiness.blogdetik..com...chard-branson/



http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12047660

Wednesday, November 30, 2011

Mengenali Konsep "Aku Ingin Maju" Dalam Diri Kita


Quote:

ada 1001 jenis makanan untuk membuat perut kenyang, ....
ada 1001 cara untuk membunuh lawan, ...
ada 1001 cara untuk bertahan hidup , .....
ada 1001 cara menyerang lawan ,....
ada 1001 jalan bagi orang berpikiran positif dan dinamis .......
dan adapula 1001 alasan dan kambing hitam untuk dipersalahkan bagi orang berpikiran negatif, pesimis, pengeluh, dan cengeng.....




Pernahkah Anda mendengar Nanotechnologist, atau ada istilah lain Medical Roboticist, Computer Forensic Analyst, atau Seed Production Engineer, Biomedical Engineer, Biorefinary Plant Specialist?. Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak Anda terutama para remaja untuk melihat kedirian kita dalam konteks sosial yang lebih luas, bahwa di luar diri kita, rumah, teman-teman, sekolah, lingkungan kita ada hal menarik untuk dijadikan sandaran, tujuan, pegangan, acuan atau apapun sehingga kita tidak terjebak dalam radius lingkaran yang kecil dalam melihat dan menjalani kehidupan kita.

Jika kita mendengar nama Mark Zuckerberg, Steve Jobs, Bill Gates, Sergey Brin, Larry Page, hampir semua mengenal mereka sebagai orang muda super sukses. Baru-baru ini peraih hadiah Nobel perdamaian juga orang muda, Tawakul Karmen, wanita 31 tahun seorang jurnalis yang aktif memperjuangkan hak asasi dan kebebasan berekspresi. Kita melihat banyak orang hebat di luar sana, yang tidak cuma pintar di dalam tapi juga punya kontribusi untuk orang lain. Namun jika kita berusaha menilik ke dalam, Indonesia punya banyak sekali orang muda yang luar biasa. Sebut saja seperti Muhammad Aimar dari Pangkal Pinang, peraih medali emas pada Olimpiade Sains Kuark tahun 2011 yang lalu, ada juga Steven Yuwono yang menjadi juara Olimpiade Sains di Taiwan pada 2008 lalu. Kita bisa saja merasionalisasi peristiwa itu sebagai peristiwa langka. Namun bagaimana dengan nama Henrikus Kusbiantoro sang desaigner logo kelas dunia, Sehat Sutardja pendiri Marvell Corporation yang pusatnya di Silicon valley, Oki Gunawan yang bekerja di Pusat Riset IBM atau Merry Riana wanita belia yang sukses di Singapura dan bahkan dinotbatkan sebagai wanita paling sukses dan inspiratif oleh Menpora-nya Singapura. Jika diteruskan, ternyata banyak orang muda Indonesia yang hebat.

Orang "setengah tua" yang hebat pun tidak kalah jumlahnya di negeri ini. Sebut saja Pak Sugiarto yang masih berusia 31 tahun tapi sudah memikirkan bagaimana menghasilkan air bersih buat warganya dan mengawali perjuangannya dengan menanam bibit beberapa jenis pohon, atau Ibu Tri Mumpuni yang "mencerahkan" masyarakat dengan teknologi listik yang sederhana namun bisa diterapkan dan ternyata manfaatnya amat sangat besar sehingga masyarakat desa tetap bisa membaca di malam hari dan melanjutkan kegiatan lain tanpa terhalang oleh kegelapan; Kak Butet Manurung, Mama Yosepha Alomang -dan masih banyak lagi nama-nama Indonesia yang kiprahnya tidak hanya di peruntukkan bagi kedirian, namun lebih pada kemasyarakatan dan keIndonesiaan.

Seringkali kita berpikir, untuk apa memikirkan yang hebat-hebat dan jauh-jauh, memikirkan persoalan diri sendiri saja sulit dan tidak selesai. Untuk apa repot-repot berusaha kalau sekarang saja sudah nyaman.

Quote:

Berikut adalah 4 hal yang bisa kita ambil kesimpulan dari paragraf diatas:

Quote:
1.Bergerak, Berubah dan Maju
Mengacu pada istilah-istilah di paragraph pertama, itu semua adalah jenis pekerjaan yang dibutuhkan dalam rentang waktu 10 tahun mendatang. Sangat mungkin Indonesia pun membutuhkan jenis pekerjaan tersebut untuk memajukan pertanian, teknologi media & informasi serta sektor lain seperti konstruksi, industri serta pariwisata. Jika dilihat dari peta Indonesia, banyak sekali pekerjaan rumah yang harus di bereskan untuk bisa jadi "orang maju" dan masyarakat maju; namun di pihak lain kesempatan untuk berpartisipasi dalam mewujudkannya pun sangat besar. Terlepas dari kondisi pemerintah dan birokrasi serta praktek hukum yang masih tidak jelas, masing-masing pribadi sudah pasti punya tugas dan misi "pribadi" ketika dilahirkan ke dunia ini yang harus di aktualisasikan semasa hidup.

Paragraph kedua, melukiskan orang-orang yang mengaktualisasikan kemampuan dan talentanya, searah dengan hidup mereka masing-masing. Contoh ini ingin mengatakan bahwa setiap orang dibekali talenta dan potensi yang memampukan masing-masing mewujudkan sesuatu yang baik demi kebaikan manusia (for human kind). Jadi mewujudkan sesuatu yang baik tidak mesti jadi orang besar dan orang terkenal dulu; dan mewujudkan yang besar pun tidak selalu membuat kita jadi pahlawan besar dan terkenal. Saya yakin banyak dari pembaca yang asing dengan nama-nama tersebut di atas.

Quote:
2.Hidup dalam ilusi dan otomatisasi
Apa hubungannya antara paragraph satu dan dua? Apakah artikel ini ingin memotivasi pembaca untuk menjadi orang hebat? Tentunya tidak demikian. Sederhananya, artikel ini ingin mengajak pembaca untuk melihat ke dalam diri, supaya menemukan kembali apa yang menjadi rencana hidup masing-masing agar hari lepas hari tidak berjalan begitu saja secara otomatis, karena dalam otomatisasi, tidak ada perubahan dan kemajuan. Di dalam setiap pribadi sudah tentu di tanamkan potensi laten yang akan teraktualisasikan jika ada media dan sarana (waktu, tempat, kesempatan). Pertanyaannya bukanlah apakah kesempatan itu harus dicari ataukah ditunggu. Masalah yang jauh lebih mendasar adalah, do we want to know what can we do and what can we be ?

Para remaja terutama, kini banyak yang kehilangan arah dan tujuan karena otomatisasi dari aktivitas dan illusion of stability (ilusi akan kepastian). Masa remaja memang penuh dengan dinamika yang kadang meriah, kadang suram. Namun di luar dari kejadian sehari-hari, seberapa banyak yang memikirkan secara serius masa depannya dan menjalaninya accordingly secara konsisten, baik dengan cara membekali diri dengan ketrampilan maupun mematangkan ketrampilan dan keahlian yang sudah ada. Berapa banyak yang sudah mencari tahu apa yang dilakukan remaja-remaja di Negara lain, di tempat lain, di pulau lain atau di desa lain. Berapa banyak yang menelusuri masa depan Indonesia dan untuk itu apa yang "saya" butuhkan untuk bisa survive dan eksis di masa nanti; dan "apa yang bisa saya lakukan untuk tanah air ini".

Quote:
3.Berawal Dari Krisis
Pertanyaan ini jika diarahkan pada diri sendiri, kemungkinan menimbulkan krisis yang seyogyanya tidak dihindari meski membuat hati tidak nyaman. Sayangnya kebanyakan remaja masih banyak yang memilih untuk menghindar berhadapan dengan calon kenyataan ini, dan memenuhi pikiran serta perasaan dengan hal-hal yang "mudah, sederhana dan menyenangkan", kalau perlu tidak usah berpikir apalagi memikirkan yang serius-serius. Padahal, jika di selidiki, setiap remaja pasti punya mimpi besar. Keri Russel mengatakan

"Sometimes it's the smallest decisions that can change your life forever".

Pepatah ini secara tidak langsung ingin mengatakan bahwa bukan soal besar kecilnya keputusan maupun tantangan yang dihadapi, namun apakah kita berani membuat keputusan.

Quote:
4.Being, Doing and Becoming
Ada pepatah menarik, "Yesterday is History, Tomorrow a Mystery, Today is a Gift, Thats why it's called the Present". Pepatah ini saya ungkapkan dan sasarkan pada para remaja terutama, supaya kita semua berhenti mengacukan diri pada segala sesuatu yang bersifat sementara, memakai ukuran jangka pendek maupun sibuk dengan persoalan yang tidak esensial / tidak penting karena ternyata hidup ini dibangun dari kekinian di tengah konteks perubahan yang sangat cepat.. Seperti kata Thomas L Friedman, "When the world is flat, whatever can be done will be done. The only question is whether it will be done by you or to you".


Indonesia kelak membutuhkan nanotechnologist, biomedical engineer, self enrichment and educators, energy resources engineer, dan banyak lagi. Pertanyaannya, apakah Anda, para remaja punya kemampuan dan keahlian yang dikatakan di google sebagai pekerjaan yang paling dibutuhkan 10 tahun mendatang. Apakah kita siap menghadapi perubahan drastic dunia dengan kekinian kita apa adanya ? Apakah kita masih bisa hidup tenang, nyaman, enak pada 10 tahun mendatang dengan kekinian dan kebiasaan yang kita pertahankan ini ? Apakah kita tahu bagaimana menggenapi mimpi kita sendiri dan apakah kita mampu menggenapi misi kita selama hidup di dunia ini. Mulailah kita menjawab satu per satu pertanyaan itu supaya kita bisa melanjutkan kehidupan ini dengan lebih baik. Cogito Ergo Sum ( "aku berpikir maka aku ada" )



thanks to Jacinta F. Rini


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11709231
Related Posts with Thumbnails

Entri Populer